14 February 2019

MAKAN ENAK DENGAN HARGA BERSAHABAT DI BROTTA SUKI & BARBEQUE


Wah, nggak terasa lusa udah weekend lagi ya. Saat yang paling tepat untuk kumpul-kumpul quality time bersama orang-orang tersayang. Biasanya, aktivitas yang selalu ditunggu-tunggu adalah saat makan bersama, baik itu di rumah atau pun makan di luar.

Nah, untuk yang punya rencana menghabiskan waktu dengan makan di luar, saya punya rekomendasi tempat makan yang enak, tapi harganya bersahabat. Lokasinya ada di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat dan cukup mudah ditemukan karena letaknya di pinggir jalan, dengan warna merah kuning yang memikat mata.




Sabtu tanggal 9 Februari lalu, saya dan teman-teman pencinta makanan enak, nyobain menu di Brotta Suki & Barbeque. Resto yang berdiri sejak 13 Juli 2018 ini menyediakan menu Suki dan Barbeque dengan konsep rasa yang berbeda dari resto sejenis.

Dari bincang-bincang dengan mbak Riri dan mas Febri, owner Brotta Suki & BBQ, tercetuslah alasan mengapa mereka mendirikan resto di kawasan Cempaka Putih ini. Alasannya sih, karena mereka sama-sama hobi makan enak, khususnya suki dan barbeque. Tapi, udah tau lah ya, menu yang kayak gitu harganya bikin kita nggak bisa sering-sering berkunjung. Padahal yang namanya hobi, kadang pengennya suka susah ditahan. Atas alasan inilah, ownernya jadi kepikiran untuk bikin usaha sendiri sekaligus pengen menyenangkan hati penikmat suki. Mereka mendirikan sebuah resto dengan menu favorit tapi harganya tetap terjangkau, di lokasi yang belum ada menu serupa.


RACIKAN ISTIMEWA BROTTA SUKI UNTUK CITA RASA KHAS INDONESIA



Bagi pencinta kuliner, cita rasa makanan adalah suatu alasan yang mutlak untuk mendatangi suatu tempat. Apalagi kalau punya rasa yang khas. Pastinya bakal dikangenin terus.

Sadar akan hal ini, sebelum memulai langkah mendirikan Brotta Suki, sang owner membuat inovasi tentang cita rasa yang akan dikenalkan kepada masyarakat. Setelah melalui beberapa kali percobaan dan usaha untuk memadukan rasa khas dari 3 negara  yaitu, Jepang, Thailand dan Tiongkok, akhirnya Brotta berhasil menciptakan rasa yang sesuai dengan lidah orang Indonesia sekaligus halal.

Dua jenis kuah kaldu yaitu original dan tom yum yang sedap, siap untuk dinikmati bersama isian suki.  Btw, kenapa sih, dinamain Brotta? Usut punya usut, ternyata asal nama Brotta ternyata berasal dari kata broth yang artinya kaldu. Kenapa bisa jadi Brotta ya.. hm, ternyata disingkat dari brother dan sista, jadinya brotta. Hihihi, bisa aja!


NIKMATNYA BIKIN LUPA DIET




Jelang waktu makan siang, kompor di atas meja dinyalakan dan kuah pilihan dituangkan di dalam panci khusus khas Thailand yang bernama Mokata.

Aroma kaldu mulai menguar. Dari dua pilihan kuah kaldu, saya memilih tom yum. Niatnya sih, belakangan akan diganti dengan kuah original. Supaya bisa ngerasain kedua kuahnya.



Isian setsuki ternyata cukup banyak. Crab stick, meat ball, fish ball, beef, somay,  cheese ball, beef roll enoki, sayuran segar, tofu,  dan lainnya, siap untuk dimasak di dalam mokata. Sedangkan untuk menu barbeque, ada beef, chicken dan gindara yang sudah dimarinade.

Sebenarnya nggak ada aturan mau menyantap yang mana dulu. Mau merebus atau bakar, sama aja. Tergantung selera. Hanya perlu memperhatikan besarnya setelan api kompor. Kalau kebesaran sayang aja, menu barbequenya jadi gosong. Jangan lupa sesekali tambahkan margarin di atas panggangannya ya.




Semua jenis setsuki yang saya coba, semuanya enak. Terasa gurih meski dibuat tanpa MSG. Untuk barbeque pun saya suka banget. Beefnya kaya rasa. Chicken dan Gindaranya pun oke. Apalagi saya memang penyuka ikan. Jadi rasanya nikmat banget menyantap gindara bakar, diseling dengan segarnya kuah tom yum. Sayuran segar, jamur enoki dan tak lupa taburan bawang putih goreng. OMG, dalam mulut rasanya berpadu sempurna.



Untuk yang suka rasa lebih pedas, bisa ditambah dengan sambal cabai yang tersedia di meja. Kalau selera saya sih udah cukup berasa pedasnya. Untuk kuah dengan rasa original, saya hanya menambahkan bawang putih goreng. Nggak nambah sambal cabai lagi. Itu aja udah bikin saya makan dengan nikmat. Lupa sama diet.

Pasukan lupa diet ^^ bersama owner Brotta Suki



HARGA BERSAHABAT


Enaknya di Brotta Suki, setsuki dengan isian yang banyak bisa didapat dalam paket hemat yang dengan harga 70K. Atau bisa juga memilih menurut jenisnya dengan harga 15K.

Untuk menu barbeque berupa beef, bisa didapat dengan harga 40K, atau kalau mau chicken atau gindara aja, masing-masing harganya 35K. Mau semuanya? Bisaaa.. pilih aja paket barbeque dengan harga 50K. Dengan harga segitu bisa menikmati ketiganya deh. Seru banget, kan..

Untuk suasana ruangannya, Brotta Suki yang terdiri dari dua lantai ini menempatkan ruang bawah untuk ruang ber-AC. Sedangkan lantai atas merupakan smoking area. Di satu bagian tersedia juga mushola yang bisa digunakan pengunjung.

Suasana di lantai atas

Menyantap menu setsuki dan barbeque di Brotta Suki & BBQ membuat saya menyesali satu hal. Kenapa resto ini nggak buka di sekitar tempat tinggal saya. Coba kalau ada, wah bisa sering-sering mampir nih. Semoga ya, Brotta Suki bisa cepat buka cabang di berbagai daerah di Jakarta. Jadi, pencinta suki dan barbeque bisa ikut menikmati makanan enak dengan bahan berkualitas tapi harga tetap bersahabat.

Untuk yang mau coba atau pengen tau lebih jauh, bisa kunjungi sosial medianya Brotta Suki & BBQ di Instagram, fanpage atau twitter. Atau datang langsung ke Jalan Cempaka Putih Raya-Jakarta Pusat.

Hati-hati kalau udah ke sana. Bisa lupa diet! ^^



















13 February 2019

 Sedia Payung Sebelum Hujan Supaya Tidak Menyesal




Beberapa waktu yang lalu, saya bertemu dengan seorang teman lama yang sudah sekian tahun menghilang. Nggak menghilang juga sih, Cuma sejak nggak lagi menjadi wali murid di sekolah yang sama, kami jadi jarang bertemu. Berkabar pun rasanya bisa dihitung dengan jari.

Karena beberapa tahun nggak pernah bertemu itulah, yang membuat kami akhirnya memutuskan untuk melepas kangen. Melipir sejenak buat ngobrol sambil ngopi-ngopi cantik. Saling bertukar cerita tentang aktivitas masing-masing. Dari cerita nostalgia yang lucu-lucu, yang manis-manis sampai yang pahit dan getir. Hahaha, lengkap ya. Kayak Nano-nano. Ada manis dan asemnya. 

Teman saya juga berbagi pengalaman tentang kejadian yang menimpanya beberapa bulan yang lalu. Tentang mobil baru kesayangannya yang nggak sengaja ketabrak karena kecerobohan orang lain. Padahal beli mobilnya juga nggak gampang. Ya, resiko di jalan sih memang begitu ya. Kecerobohan selalu merugikan orang lain. Padahal kitanya udah hati-hati banget. 

Yang jadi masalah adalah teman saya belum sempat mengurus asuransi mobil. Sedangkan si penabrak memohon-mohon untuk diberi keringanan, karena saat itu kondisi keuangannya juga sedang terbelit masalah. Salah satunya ada anggota keluarga yang sedang sakit dan perlu perawatan dengan biaya yang tidak sedikit. Dan yang mau berobat itu, ada di dalam mobil. 

Jadi, memang dilema bangetkan, kalau ketemu masalah kayak gini. Dipaksa untuk bertanggung jawab penuh, hati rasanya nggak tega, didiemin takutnya nanti ceroboh lagi. Akhirnya pasrah dan tawakal aja. Tapi rasanya tetap nyesek pas diceritain lagi. Hehehe. Semacam ikhlas tapi tak rela ini, mah. Eh, tapi, teman saya ikhlas, kok :)

Saat itu yang paling disesali teman saya, adalah kebiasaan menunda-nunda yang akhirnya merugikan diri sendiri. Padahal memiliki perlindungan kendaraan sangat penting untuk mengantisipasi segala resiko yang terjadi di jalanan. 

Bukan hanya soal kecelakaan aja, tapi juga soal keamanan andaikan mobil hilang karena tindak pencurian, terorisme, kerusuhan, atau terjadi bencana alam. Memang sih, siapa juga yang mau mengalami berbagai kejadian buruk seperti itu, ya.




Tapi, dengan adanya perlindungan akan menurunkan tingkat kecemasan. Setidaknya dengan premi yang kita bayar, keuangan akan terselamatkan dari pengeluaran-pengeluaran mendadak yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak awal. Kayak, sedia payung sebelum hujan gitu deh. Nggak bakalan nyesel, kan kalau tiba-tiba hujan datang. 

Paham sih, mungkin sebelumnya teman saya ada keraguan dan bingung untuk memilih asuransi dengan premi yang sesuai dengan anggaran keuangannya. Jadi kesannya seperti anggap remeh soal pentingnya memiliki perlindungan kendaraan. 

Sebenarnya nggak perlu kuatir karena saat ini, banyak kok premi asuransi mobil yang terjangkau, asalkan teliti memilih perusahaan asuransi mobil mana yang terbaik. 

Hikmah dari kejadian itu, teman saya jadi benar-benar mengubah kebiasaan menunda-nundanya. Apa-apa maunya dikerjain langsung. Sekarang segala urusan tuh maunya gercep alias gerak cepat. Dan untuk perlindungan kendaraan juga udah langsung diurusin. Jadi, dia bisa berkendara dengan aman dan nyaman. 

Memang ya, selalu ada hikmah yang bisa dipetik dari setiap kejadian. Senang mengetahui kalau dia sekarang sudah berubah. Nggak menunda-nunda lagi seperti saya mengenalnya dulu. 

Sayangnya pertemuan saya dengannya nggak lama. Kami berpisah ketika hari beranjak sore. Sebenarnya masih banyak cerita yang ingin kami bagi waktu itu. Tapi, ada tanggung jawab yang harus segera dikerjakan. Kami berjanji untuk tetap menjalin pertemanan. Berjanji sekali waktu akan meluangkan waktu untuk jalan bersama. Piknik tipis-tipis sambil bawa kue-kue yang manis. :)


Image : pixabay.Com

29 January 2019

JALAN-JALAN BERKESAN KE TANJUNG PINANG KEPULAUAN RIAU


Kemaren pas lagi senggang, saya iseng scroll foto-foto waktu liburan. Rasanya seneng deh ngeliatin foto kalau pas lagi jalan. Bawaannya jadi happy aja. Memori langsung kembali ke saat ketika menikmati perjalanan.
Gara-gara ngeliatin foto-foto itu, akibatnya sudah bisa ditebak ya.. saya jadi kangen liburan. Apalagi ketika mata saya tertuju pada foto-foto waktu jalan ke Tanjung Pinang. Indahnya pantai, gurun pasir dan tempat wisata lainnya, membuat rindu makin terusik.

Terakhir kali jalan sih, emang kurang puas. Karena waktu yang sangat terbatas dan cuaca yang saat itu kurang bersahabat. Tapi, karena alasan inilah yang bikin saya jadi pengen balik lagi ke kota yang penuh kenangan itu.

Tanjung Pinang adalah kota yang sangat ramah. Pemandangan alamnya indah, sekaligus menyimpan banyak cerita dan benda-benda bersejarah serta wisata kuliner yang memanjakan lidah.

Saya mau cerita ah, gimana perjalanan saya waktu berkunjung ke sana. Kali aja ada yang sedang bersiap-siap mau liburan ke sana juga. Jadi, bisa dapat gambaran dari perjalanan singkat saya.

Saya memulai perjalanan ke Tanjung Pinang, setelah lebih dulu menghabiskan waktu di kampung halaman tercinta, Pekanbaru. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Tanjung Pinang melalui Bandara Hang Nadim, Batam. Sebenarnya ada sih, pesawat yang langsung ke Tanjung Pinang. Tapi, karena saya dan kakak ada keperluan, kami bermalam dulu di Batam.

Dari Batam perjalanan dilanjutkan dengan menyeberang menggunakan kapal ferry dari Pelabuhan Telaga Punggur menuju Pelabuhan Sri Bintan Pura. Dengan waktu tempuh sekitar satu jam, akhirnya saya menjejakkan kaki juga di Tanjung Pinang. Cuaca cukup cerah. Ah, senangnya bisa melihat kapal-kapal yang sedang bersandar. ^^




Tapi, nggak lama perut saya rasanya nggak bisa diajak kompromi. Kebiasaan deh, ya.. begitu nyampe di satu kota, pasti nggak sabar untuk

26 January 2019

KETIKA KAMU PATAH HATI




Kalau bisa memilih, semua orang pasti ingin selalu merasa bahagia dalam hidupnya. Nggak perlu ada rasa sedih dan kecewa. Kalaupun ada air mata, yang ada hanya air mata bahagia. 

Duh, senangnya hidup seperti itu, ya..

Tapi, itu kan nggak mungkin. Namanya hidup, perasaan kita akan selalu menimbulkan reaksi terhadap suatu peristiwa. Seperti kulit yang akan merasa sakit kalau kegores, begitu juga hati. Kita perlu memaknai berbagai rasa. Misalnya, merasakan betapa sedihnya dikecewakan, akan membuat kita nggak mau

Dukung Wakil Indonesia Jadi Juara di Asia Pacific Predator League 2019, Yuk!



Teman-teman suka main game?
Buat yang suka, main game tuh emang seru banget ya. Apalagi saat ini, permainan game udah bukan sekadar kegiatan iseng untuk memanfaatkan waktu luang. Menghilangkan ketegangan dan merefresh otak sejenak. Untuk gamer yang serius, keahliannya bermain game malah bisa dijadikan profesi. Karena, sudah masuk dalam kategori esports. Bahkan bisa mewakili Indonesia di turnamen bergengsi tingkat dunia.

Seperti Jumat 25 Januari lalu, bertempat di Atrium Mall Taman Anggrek Jakarta, saya dan teman-teman blogger menyaksikan Pembukaan Babak Final Turnamen esports untuk menentukan tim yang berhak mewakili Indonesia dalam Asia Pacific Predator League 2019 yang akan berlangsung di Bangkok, Thailand pada Februari yang akan datang.




Seperti yang dijelaskan oleh Presiden Direktur Acer Indonesia, Herbet Ang, tim yang berhasil lolos dari babak kualifikasi yang diadakan di 14 kota, berhasil maju ke babak final adalah, 16 Tim PUBG dan 8 Tim DOTA 2.  Kedua tim ini akan melanjutkan perjuangan untuk menjadi yang terbaik di kategori masing-masing dan mengukuhkan diri menjadi wakil Indonesia, untuk memperebutkan hadiah dengan total prize pool sebesar USD 400,000 atau Rp. 6 milyar. Wow, totalnya aja 6 milyar. Nggak tanggung-tanggung ya, hadiahnya.




16 Tim PUBG adalah BOOM.ID, Kocak Koplak, Astaga Gaming, Xgate, Royal Esports KRS, Aerowolf, TeamSeven, TeamEight, Louvre Emporium, Alter Ego, Victim Reality, U2G, Ghost Alliance PIFF, Ghost alliance Ayres, Rival, Pixel-Geim.M.I, Existency.

Sedangkan 8 Tim DOTA 2 adalah Alter Ego, BOOM.ID, Rex Regum Qeon, PG.Barracx, Evos, Aura, The Prime, HPG. Armored Project.

Mereka adalah anak-anak muda yang berhasil menunjukkan, kalau sesuatu yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil yang nggak main-main. Meski pekerjaan yang mereka tekuni adalah "bermain-main" ;D


Kiprah Acer untuk Asia Predator Pasific 2019





Pelaksanaan event kedua Asia Pasific Predator 2019 yang akan diselenggarakan dengan lebih megah dan spektakuler ini semakin mengukuhkan kiprah Acer sebagai PC brand yang memiliki komitmen untuk membangun ekosistem esports di indonesia.

Produk-produk berteknologi canggih yang diciptakan Acer untuk lini gamingnya membuat pertarungan di dunia gamers semakin seru.  Adalah Predator, teknologi Acer yang membuat brand ini, dalam waktu dua tahun mampu menginisiasi Asia Pasific Predator League, turnamen gaming berskala internasional. Dan untuk tahun 2019 ini, Asia Pasific Predator League 2019 diikuti oleh 16 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Taiwan, Vietnam, Philipina, Singapore, Hongkong, Macau, Australia, India, Korea, Srilanka, Myanmar, Jepang dan Mongolia.




Saya sempat mencoba duduk di singgasana gaming paling mutakhir, Predator Thronos yang menimbulkan decak kagum. Canggih banget! Yaiyalah, harganya aja ratusan juta :D Gak tau lagi lah, itu gimana serunya mereka yang duduk dan merasakan pengalaman main game yang seperti nyata.
Dan kabar baiknya, selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Januari saat pertarungan kedua tim berlangsung, pengunjung juga bisa merasakan langsung lho bagaimana serunya main game  dengan Predator Thronos. Ayo cobain deh.

Melalui acara ini juga Acer mengundang gamers Indonesia untuk menjadi saksi, siapakah yang terpilih menjadi yang terbaik dalam pertandingan final yang didukung oleh CBN Fiber, sebagai penyedia koneksi internet cepat hingga 1 Gbps selama pertandingan dan juga streaming di Dens TV.

Selain itu, masih banyak kegiatan seru yang bisa diikuti. Ada Cosplay Competition, Fighting Mini Games, Photo Contest dengan hadiah-hadiah yang menarik dan Lelang Produk Acer.

Buat kamu yang ingin tau lebih lanjut tentang Asia Pacific Predator League 2019, bisa berkunjung ke https://www.acerid.com/predator-league


Yuk, sama-sama kita dukung semoga tim yang menjadi pemenang dari masing-masing kategori di babak final nanti, bisa mengharumkan nama Indonesia di ajang Asia Pasific Predator League 2019.
Semangaat!






15 January 2019

SKILLED YOUTH III, SAATNYA ANAK MUDA RAIH KEMANDIRIAN FINANSIAL




Tingginya jumlah pengangguran di Indonesia menjadi salah satu masalah yang masih harus ditemukan solusinya oleh pemerintah. Dari waktu ke waktu, jumlahnya masih belum bisa terlalu banyak ditekan.

Lapangan kerja yang terbatas, kurangnya keterampilan membuat sumber daya yang ada, tidak mampu untuk bersaing dalam dunia kerja. Mirisnya lagi, yang menjadi pengangguran justru anak-anak muda yang masa depannya masih sangat panjang.

Kenyataan ini saya dapatkan ketika