26 December 2020

Pemahaman yang Salah Tentang Susu Kental Manis




Siapa suka makan makanan yang manis-manis? 

Pasti banyak yang suka, deh ya..

Apalagi kalau di atasnya diberi toping susu kental manis, seperti martabak cokelat atau keju, es teler, es campur atau jus alpukat. Rasa manisnya bikin makanan atau minuman jadi semakin nikmat. 

Selain digunakan untuk tambahan makanan atau dikucurkan di atas es, ada nggak yang menggunakan susu kental manis sebagai minuman, yang diminum sebagaimana layaknya susu? 

Duh, jujur, dulu saya begitu >,<

Maraknya iklan di televisi dan majalah yang menyebutkan bahwa susu kental manis adalah susu yang memiliki kandungan gizi, membuat orang salah persepsi. Apalagi, di iklan-iklan tersebut, susu kental manis disajikan sebagai minuman yang lezat. Padahal, penggunaan susu kental manis yang tepat hanyalah sebagai pelengkap penyajian. Bukan  sebagai susu pelengkap gizi.

Ya, sampai saat ini, sebagian orang masih meyakini susu kental manis adalah susu yang dapat membantu tumbuh kembang anak. Sebagian masyarakat sampai saat ini masih memberikan susu kental manis pada anak usia dini. Padahal, susu kental manis atau SKM memiliki kandungan gula yang tinggi. Kandungannya pun berbeda dengan susu yang dibuat khusus untuk tumbuh kembang anak.

Dalam webinar "Membangun Kesadaran Gizi Keluarga dari Usia Dini" bersama YAICI dan HIMPAUDI yang saya ikuti pada tanggal 22 Desember lalu, saya mendapatkan informasi dari narasumber yang hadir. Meski hanya lewat zoom, penjelasan dari Prof, dr. Ir Netty Herawati, M.Si, Bapak DR.dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K), Bapak Arif Hidayat, SE, MM, dan moderator Kang Maman Suherman, dapat menambah wawasan tentang apa yang terjadi pada saat ini.



Fakta yang harus diakui, saat ini, angka stunting di Indonesia masih menjadi PR yang harus segera dicarikan solusinya. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, salah satunya adalah kurangnya pemahaman orang tua akan pentingnya memilih makanan yang bergizi pada anak. 

Pada kasus SKM, harganya yang murah dan mudah ditemukan di warung-warung, membuat sebagian orang tua menjadikannya sebagai pelengkap gizi anak. Padahal, masih banyak bahan makanan lain yang terjangkau yang bisa diberikan pada anak. 

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di 5 provinsi ditemukan 1 dari 7 anak, masih minum susu kental manis setiap hari. Selain itu, ditemukan 28,96% dari total responden mengatakan kental manis adalah susu  pertumbuhan. 

Salahnya pemahaman ini menyebabkan anak-anak mengalami gangguan dalam pertumbuhannya. Anak-anak mengalami stunting, kurang gizi, karena orang tuanya hanya mengandalkan gizi yang didapat dari konsumsi susu kental manis. Di sisi lain, kandungan gula yang tinggi membuat  ancaman obesitas mengintai. 


PERAN PAUD DALAM PENCEGAHAN STUNTING




Untuk mengatasi masalah yang terjadi, diperlukan langkah yang signifikan, agar masyarakat dapat mengubah cara pandangnya. Salah satunya melalui PAUD. Informasi dan penyuluhan-penyuluhan yang diberikan secara langsung oleh para guru PAUD, diharapkan dapat memberikan pencerahan pada orang tua, sekaligus anak didik sejak usia dini.

Masyarakat membutuhkan informasi yang benar tentang bagaimana memberikan makanan yang tepat, sesuai dengan usia anak. Bagaimana cara mengolah makanan yang baik dan bergizi dengan harga terjangkau.

Diharapkan dengan penyuluhan-penyuluhan yang diberikan oleh guru PAUD di setiap daerah, dapat menekan dan mengurangi angka stunting di Indonesia. Sehingga ke depannya, anak-anak Indonesia akan tumbuh sehat, cerdas dan ceria.

Kita doakan bersama, ya..












12 December 2020

Menanti Hadirnya Vaksin untuk Hadapi Pandemi





"Ma, kira-kira kapan ya, kita bebas dari pandemi?"
Keluh anak saya, usai merapikan buku di meja belajarnya. Raut wajahnya menyiratkan rasa bosan. Berbulan-bulan menghabiskan waktu di rumah, benar-benar membuatnya rindu dengan aktivitas seperti sebelum Covid 19 menyerang.

Seperti siswa lain yang juga terkena dampak pandemi, hari-harinya lebih banyak dihabiskan dengan mengerjakan tugas. Kalau nggak di hp, ya di depan laptop. Sebentar-sebentar foto dan bikin  video. 
Walau lama-lama bisa juga beradaptasi, tapi tetap saja kebutuhan untuk sesekali bersosialisasi mendadak muncul. Ya, namanya juga mahluk sosial, pasti kangen lah ketemu teman-teman sekelas. 

Rasa bosan yang sedang dihadapi anak saya, kadang juga mampir di diri saya. Siapa yang pernah menyangka kalau kita akan beraktivitas dari rumah hingga saat ini. Dari bulan Maret, hingga penghujung tahun, semua orang melaksanakan School from Home, Work from Home. Ya, rumah menjadi tempat kita berada, dari bangun tidur hingga tidur lagi. Nggak ada jalan-jalan, nggak ada liburan. Hiks.. 

Kira-kira, ini akan sampai kapan, ya?
Tak jarang saya juga bertanya-tanya. Persis seperti apa yang dipikirkan anak saya.

Apalagi kalau memikirkan betapa banyak pasien dan tenaga medis yang tidak bisa diselamatkan. Ditambah lagi dengan banyaknya orang yang harus kehilangan pekerjaan. PHK, pengurangan pendapatan. Huuft, rasanya makin lama, wabah ini menjadi semakin menakutkan.


 Menjalankan Protokol Kesehatan demi Keselamatan 




Di awal-awal mewabahnya virus Covid 19, saya sempat stress. Ngeri membayangkan virus Covid 19 itu nempel di tempat yang biasa dihampiri banyak orang. Di halte, di stasiun, di angkutan umum, di barang-barang yang bisa disentuh banyak orang. Bahkan bisa beredar di lembaran uang yang kita pegang. Hii!

Untungnya, si virus bisa dihindari dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Memakai masker, mencuci tangan, membawa hand sanitizer dan menjaga jarak bisa membuat ketakutan saya agak sedikit berkurang. 

Gencarnya sosialisasi akan pentingnya protokol kesehatan membuat kesadaran masyarakat semakin meningkat. Sesaat ada rasa optimis. Yakin kalau pandemi ini segera berakhir dan kehidupan kita akan kembali normal seperti sebelumnya.

Tapi sayangnya itu nggak lama. Makin lama, masyarakat makin banyak yang abai. Mungkin lelah atau jenuh dengan keadaan yang belum juga berubah. 

Seharusnya, dengan keadaan yang kita alami sekarang, kesadaran harusnya semakin meningkat. Apalagi jika ,melihat jumlah pasien yang terus bertambah. Hari ini sudah menembus angka 599 ribu dengan kasus meninggal sebanyak 18.336. So sad! :(

Sudah tak terhitung lagi cerita sedih yang sampai di telinga kita. Banyak yang kehilangan orang-orang tercinta dalam waktu sekejap. Sakit beberapa hari, lalu meninggal. Entah itu ayah, ibu, kakak, adik dan juga teman. Dan entah berapa lagi yang akan pergi..



Vaksin untuk Menangkal Virus Covid 19




Gambar oleh Alexandra_Koch dari Pixabay 


Untuk mengatasi virus yang makin mewabah ini, memang nggak cukup hanya  dengan melaksanakan protokol kesehatan seperti yang sudah kita lakukan. Tubuh kita membutuhkan antibodi atau kekebalan supaya terlindung dari serangan virus. Vaksin adalah salah satu cara agar tubuh kita kuat melawan virus tersebut.

Sudah banyak wabah penyakit yang bisa diatasi dengan vaksin. Misalnya wabah penyakit polio, campak, cacar dan lainnya. Nah, untuk mengatasi mewabahnya virus Covid 19 ini, para ilmuwan dari seluruh dunia bekerja keras untuk mengembangkan dan menguji beberapa vaksin untuk menekan meluasnya virus Covid 19.  Salah satunya adalah Vaksin Sinochem yang dibuat oleh China. Uji coba vaksin ini terus dilakukan hingga nanti dinyatakan siap untuk digunakan. 

Semoga segala proses terkait uji coba vaksin ini dilancarkan, dan kita bisa kembali beraktivitas seperti dulu lagi, ya..

Sementara menanti hadirnya vaksin, jangan lupa, tetap jaga kesehatan. Kalau merasa badan nggak enakan dan butuh untuk berobat ke dokter, nggak perlu memaksakan diri untuk keluar rumah. Apalagi dengan situasi seperti sekarang ini. Menghindari bertemu orang banyak dapat mengurangi risiko tertular virus. Kita bisa konsultasi secara online. Pakai aja aplikasi Halodoc. Selalu ada dokter terpercaya, kapan saja dan di mana saja yang siap melayani keluhan kita. Bahkan, jika dibutuhkan peninjauan langsung, dokternya akan datang ke rumah. Mereka akan melakukan yang terbaik agar pasien merasa nyaman. 

Semoga pandemi ini segera berakhir.
Jangan lelah untuk meneruskan kebiasaan baik yang selama ini kita lakukan .Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, adalah ikhtiar kita untuk saling melindungi. 
Kamu melindungi aku, aku melindungi kamu.





22 June 2020

SOLUSI UNTUK YANG MALAS OLAHRAGA



image : Pixabay.com



“Selama pandemi, berat badan udah naik berapa kilo, Way?”

Celetukan teman saya waktu ngobrol lewat video call, membuat saya merasa disentil. Spontan tangan saya memegang pipi,  kemudian pinggang yang lingkarnya semakin melebar. Saya hanya tertawa-tawa, tapi sedih  sambil cari akal buat ngeless.

“Eh, kata orang, kalau badan makin lebar, rejekinya  tambah lancar!” jawab saya sambil cengengesan. Ini asli banget ngarangnya :D

Teman saya membalas dengan gemas,

“Iyaa, iyaa..  bela diri aja terooos! Dagunya udah berapa lipetan, Bu.. ?” Hahaha. Tawanya terdengar puas, berhasil menggoda saya. 

Uuuhg.  kesel! Rasanya,  saya pengen buru-buru matiin hp!

Untungnya obrolan tentang berat badan nggak berlanjut. Topik segera berpindah dengan omongan soal kerjaan.  Alhamdulillah, untuk sementara fokus saya teralihkan. ^^

Selesai ngobrol, saya berdiri di depan kaca. Mengambil timbangan badan dan berdiri dengan berat hati di atasnya. Duh, ampun.. kenapa makin berat aja, ya?
Kenapa nggak kayak orang-orang  yang  gampang banget nurunin berat badan. Kenapa saya nggak bisa diet, kenapa begini kenapa begitu, dan sederet pertanyaan lain yang membuat saya semakin insecure. Lalu, seperti  biasa, selalu ada suara hati yang menghibur, membisikkan kata-kata dengan lembut,  
“ah, nggakpapa kok, yang penting sehat..”


Hm, bener kata orang. Sesungguhnya musuh yang paling berat adalah diri sendiri.

Kalimat pembenaran  kayak gini yang kadang bikin saya lalai. Padahal, semakin bertambah berat badan, risiko terserang penyakit akan semakin besar. Kalau risiko datangnya penyakit semakin besar, lalu di mana letak sehatnya?
Saya merenung sejenak. Tiba-tiba ada rasa takut, yang muncul. Takut kalau kelebihan berat badan ini akan menimbulkan masalah.

Enggak! Saya nggak bisa kayak gini. Saya ingin sehat terus. Saya Ingin melakukan banyak hal.
Dan hari itu saya membuat sebuah keputusan. Saya harus berusaha untuk menurunkan berat badan. Sehat itu harus diupayakan.

Pengen Langsing Tapi Malas Olahraga


image : Pixabay.Com


Bagi saya, masalah terbesar  dalam menurunkan berat badan adalah olahraga. Saya yakin, untuk hal ini, saya nggak sendiri. Teman-teman ngerasain itu juga nggak, sih? 
Tapi, karena nggak ada pilihan lain, tetap harus olahraga.

Hm, kalau rasa malas saya datang..  cara untuk mengatasinya adalah dengan mengingat lagi niat dan tujuan saya di awal. Kalau udah ingat tujuan yang ingin saya capai, semangat jadi muncul lagi.

Selain itu, ada beberapa hal yang saya lakukan untuk menjaga agar niat  tetap lurus dan semangat tetap ada, yaitu dengan menyemangati diri sendiri. Caranya  dengan mengumpulkan quote-quote tentang motivasi. Saya juga membuat playlist khusus biar olahraga makin menyenangkan untuk dilakukan.  
Kalau masih malas juga? Tenang, masih ada cara lain.

Coba pakai baju olahraga yang stylish atau gunakan aksesori yang bakal kita makin semangat. Entah itu aksesories olahraga dengan warna-warna menarik, atau aksesories fitnes    Nah, perlengkapan atau peralatan penunjang untuk berolahraga  ini, akan bikin kita makin merasa percaya diri dan nyaman. Kalau udah nyaman, olahraga jadi makin maksimal. Usaha untuk mendapatkan berat badan idamanpun akan bisa dicapai.

Oh ya, usaha lain yang nggak kalah penting biar makin semangat  adalah, dengan menambah wawasan sebanyak-banyaknya tentang kesehatan. Misalnya tentang diet.  Jangan sampai kita mendapatkan informasi yang salah.  Metode diet  yang digunakan seseorang untuk mendapatkan berat ideal, belum tentu cocok diterapkan oleh orang lain. Apalagi kondisi tubuh masing-masing orang juga berbeda. Daripada salah, lebih baik cari tau dulu. Iya, kan..

Karena nggak mau salah inilah, akhirnya saya jadi banyak membaca artikel tentang kesehatan, khususnya  yang mengulas tentang cara menurunkan berat badan yang sehat. Nah, dari info seorang teman, saya jadi tau website SFIDN.Com di website ini saya menemukan banyak artikel menarik tentang kesehatan. Info produk suplemen yang terpercaya dan terlengkap di Indonesia. Juga aksesories fitness yang nyaman dipakai saat berolahraga.  
Nah, untuk teman-teman yang lagi cari-cari  suplemen  kesehatan atau aksesories fitness, bisa cek di websitenya. Pelayanan dilakukan selama  24 jam alias nggak ada liburnya. 


Mendapatkan berat badan ideal sebagai usaha menuju sehat, memang memerlukan kesabaran. Memang nggak mudah, tapi bukannya nggak mungkin. Dan menurut saya, nggak apa-apa  kalau kita membutuhkan waktu lama untuk menggapainya. Saya juga nggak tau nih, butuh waktu berapa lama menuju berat ideal. Yang penting sabar, jangan tergoda yang instan dan nikmati setiap prosesnya.

30 May 2020

MENJAGA KESEHATAN MENTAL KUNCI HIDUP BAHAGIA



image : pixabay.Com


Ketika wabah Corona melanda Jakarta beberapa bulan lalu, di awal-awal saya sempat mengalami kecemasan. Perasaan takut membuat saya sering merasa berdebar-debar. Bukannya saya nggak tawakal. Setiap hari dijejali berita tentang angka pasien yang terus bertambah, kemudian disusul dengan penyebaran di daerah-daerah, secara perlahan membuat mental saya sedikit down. Sampai suatu ketika, saat pengumuman di Jakarta akan dilaksanakan PSBB, saya merasa sedih dan menangis.

Entahlah.. rasanya sulit dijelaskan dengan kata-kata. Ada rasa kesal dan kecewa. Apalagi, ketika pada kenyataannya nggak semua orang punya kepedulian untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. Sikap sebagian orang yang masih cuek, sangat mengganggu saya.

Semakin hari, saya merasa makin stress :(

Untungnya, perasaan seperti ini nggak berlangsung lama. Lewat obrolan bersama teman-teman di grup whatsapps, akhirnya saya menyadari, kalau saya nggak sendiri. Ternyata beberapa teman juga mengalami perasaan yang sama. Obrolan kami menjadi ajang untuk saling menguatkan. Dan alhamdulillah, pelan-pelan saya merasa tenang.



PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN MENTAL


Berdasarkan pengalaman yang pernah saya rasakan, membuat saya semakin menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan mental. Banyak hal yang dapat membuat seseorang mudah terkena stress. Rasa kesal dan kecewa sering menjadi pemicunya. Makanya, penting banget untuk menjaga diri untuk tetap berpikir positif dalam setiap situasi.

Bersikap positif membantu kita agar terhindar dari stress. Tahu sendiri, kan. Makin stress seseorang, makin besar peluang terganggu kesehatannya.

Nah, untuk menjaga agar mental tetap sehat, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Apalagi di masa-masa pandemi seperti sekarang ini. ketenangan pikiran sangat dibutuhkan.


HINDARI BERITA YANG MENGAKIBATKAN RASA NGGAK NYAMAN


Ya, inilah yang saya lakukan ketika kecemasan semakin meningkat. Tanpa disadari, berita-berita yang masuk ke dalam pikiran, memancing rasa khawatir yang berlebihan. Belum lagi sebaran hoax di whatsapps oleh orang-orang yang nggak bertanggung jawab. Bukannya bikin adem, malah membuat info jadi simpang siur. 

Daripada terus-terusan terpapar hoax dan stress melihat jumlah pasien yang terus bertambah, lebih baik saya mencari info tentang apa yang harus dilakukan sebagai pencegahan. 
Untuk mendapatkan info terbaru, saya follow akun-akun dokter yang aktif memberikan informasi di twitter. Jadi, saya mendapatkan info yang akurat.
Selain itu, untuk menambah wawasan seputar kesehatan dan juga mental, saya banyak mencari informasi di halodoc. Cara ini membantu banget, karena saya jadi tau banyak, faktor apa saja yang dapat memicu terganggunya kesehatan mental dan apa aja yang harus dilakukan. 
Kalau ada masalah tentang kesehatan yang perlu didiskusikan pun, saya bisa bertanya langsung di halodoc. 

SIBUKKAN DIRI DENGAN BERBAGAI AKTIVITAS


Salah satu cara agar mental tetap sehat, adalah menjaga perasaan tetap happy. Lakukan aktivitas yang menyenangkan atau bisa juga dengan belajar hal-hal baru. Dengan tetap aktif, pikiran akan selalu fokus pada hal-hal yang kita inginkan. 


AJAK NGOBROL ORANG YANG BISA DIPERCAYA


Ini cara yang ampuh untuk berbagi apa yang sedang kita rasakan. Berdiskusi dengan teman, sahabat atau orang terdekat yang bisa dipercaya, membuat kita nggak merasa sendirian dalam menghadapi masalah. Meski mereka hanya sekadar mendengarkan, rasanya cukup melegakan. 



CUKUP ISTIRAHAT, OLAHRAGA DAN MAKAN MAKANAN DENGAN GIZI SEIMBANG


Jangan sepelekan soal istirahat. Kurang tidur membuat kondisi menjadi tidak fit. Emosi jadi gampang tersulut. Tetap usahakan berolahraga walau hanya senam-senam ringan. Minimal, streching  biar badan nggak kaku-kaku amat. ^^
Selain itu, jaga asupan makanan dan minuman, biar tubuh tetap kuat dan sehat. Kan ada slogan yang bilang "di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat" jadi, pas banget, kan. Badan sehat, mental kuat!


IKHLAS,  MOHON PERTOLONGAN PADA YANG MAHA KUASA


Segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini, adalah atas kehendak Allah yang maha kuasa. Syukuri semua yang sudah kita punya. Jika beban masih terasa berat, ingatlah bahwa kita nggak akan menanggung beban, lebih dari batas kemampuan.  Mohon pada Nya agar segala kecemasan, kesedihan, dan kekhawatiran yang muncul di benak kita, segera  hilang. Berganti dengan kebahagian. Perasaan ikhlas akan mendatangkan perasaan lega yang luar biasa.



Menjaga kesehatan mental sangat penting agar kita dapat menjalani hari-hari dengan bahagia. Jika kadang realita yang terjadi nggak sesuai dengan ekspektasi,  ya nggak apa-apa. Ada saatnya kita perlu berdamai dengan keadaan. Yang penting jangan putus asa.

Jika butuh bantuan, seperti yang saya sebutkan di atas, ada halodoc yang bisa diandalkan. Nggak perlu keluar rumah, nggak perlu antre, bisa langsung konsultasi dengan dokter-dokter yang ahli di bidangnya.







Jadi, don't worry be happy, ya. Mental yang sehat membuat kebahagiaan akan selalu menjadi milik kita.






















11 May 2020

SEMARAKKAN RAMADAN DAN IDUL FITRI DENGAN BELANJA ONLINE BARANG ORIGINAL


Tanpa terasa, kita sudah melewati pertengahan  bulan Ramadan. Bagaimana puasanya teman-teman? Semoga berjalan lancar, ya.. Tetap sehat dan semangat, meski puasa tahun ini harus kita lalui dengan situasi yang berbeda karena adanya wabah Covid 19. 

Berminggu-minggu menjalani social dan physical distancing serta Work from Home atau WFH, membuat aktivitas kita serba terbatas. Jika dulu, persiapan menghadapi bulan ramadan dan Idul fitri dilakukan dengan bebas, entah itu ke mall dan  pusat perbelanjaan, kali ini tidak lagi.

Jujur, sih. Kadang, ada rasa kangen yang muncul. :(
Suasana Ramadan yang penuh sukacita dan hangatnya saat saling bersilaturahmi, yang kita rasakan setiap tahun, tanpa hambatan, kali ini harus dilalui di rumah aja. Pergerakan kita dibatasi oleh aturan PSBB. Sedih, sih. Tapi, selalu jadi semangat lagi, kalau ingat bahwa semua orang juga melakukan hal yang sama.

Kita masih beruntung, walaupun berada di rumah, berbagai aktivitas masih bisa dilakukan dengan lancar. Walaupun di awal-awal terasa agak membosankan. Seiring berjalannya waktu, kreativitas makin terasah. Banyak, kan.. yang tadinya malas masak, jadi rajin coba-coba resep. Yang tadinya nggak punya waktu buat olahraga, sekarang malah bisa kapan aja. Yang tadinya nggak punya ide mau bisnis apa, sekarang malah dapat peluang baru. Pokoknya, selalu ada hal seru yang bisa dilakukan.


EASY SHOPPING 2020


Teman-teman pasti ngerasain dong ya, betapa khawatirnya keluar rumah di masa pandemi seperti ini. Saya juga..  sebisa mungkin, keluar rumah hanya untuk hal-hal yang penting banget.

Untungnya, untuk masalah kebutuhan rumah, saat ini kita dimudahkan dengan hadirnya Aplikasi Belanja Online. Nggak perlu susah payah antre. Pilah-pilih. Duduk manis, lalu tunggu barang datang. Easy banget ya..

Tapi, walaupun makin banyak kemudahan, online shopping/ belanja online harus dilakukan dengan cermat biar hasilnya nggak mengecewakan. Apalagi kalau memang menginginkan belanja online barang original. Jangan sampai, karena nggak teliti, jadi salah beli. 

Kalau saya, paling happy belanja di aplikasi belanja online atau situs yang menyediakan kebutuhan secara lengkap. Seperti berbagai keperluan rumah, kebutuhan fashion, life style dan lainnya. Jadi kita belanja online di satu tempat aja. Kayak di mapemall.com 

Oh, ya.. teman-teman sudah tahu, Mapemall?

Mapemall adalah situs online pertama yang menyediakan Authentic Brand di Indonesia, Mapemall ini, selain menyediakan berbagai produk di berbagai kategori, fashion yang ada di Mapemall juga berasal dari berbagai brand terkemuka. *Untuk gampangnya sih, download aja aplikasinya di IOS atau Android :D

Untuk inspirasi fashion dan lifestyle, Mapemall menawarkan lebih dari 150 merek internasional yang mencakup berbagai kategori. Brand-brand tersebut, diantaranya adalah Mango, Mark & Spencer, Onitsuka Tiger, Calvin Klein, Converse, Pepe Jeans, Adidas by Planet Sports,Smiggle by Kidz Station, Tumi, Cotton On, Swarovski, Lego, Kipling, Oshkosh, Pacsafe from Travelogue, Lacoste,Swatch, Dr. Martens, Apple from Digimap, Ria Miranda by Sogo, dll.

Nah, cocok banget, kan..  untuk yang lagi nyari keperluan Ramadan ataupun Idul Fitri. Kategori produknya bisa melengkapi kebutuhan seluruh anggota keluarga.



Koleksi Muslim Wear untuk merayakan hari raya Idul Fitrinya, keren-keren!

Berbagai koleksi fashion untuk Pria, Wanita, Anak-anak, Kecantikan, olahraga, Perlengkapan Rumah. Mainan anak, Food & Beverage, Travel dan Gadget ada.  Lengkap!
Belanja produk internasional pun jadi nyaman selama 24 jam, tanpa rasa khawatir.
Untuk pembayaran juga aman, karena tersedia berbagai pilihan dengan pelayanan pengiriman ke semua kota di Indonesia. Costumer service akan merespon dengan cepat, bila ada masalah seperti penukaran barang. Pokoknya easy shopping 2020 banget. Nggak pake ribet.


Selain bekerjasama dengan brand internasional, Mapemall juga merupakan situs belanja online pertama yang menggunakan teknologi O2O, yaitu Online to Offline. Jadi, kita bisa belanja di aplikasi belanja online yang bisa ambil langsung di toko offline, khusus untuk produk-produk authentic. jadi, Pick up in store gitu, deh.

Fitur-fitur  selain Pay & Pick pun sangat menarik.
Ada fitur size accuracy yang memberikan gambaran size yang sesuai dengan customer, dan fitur lain yang bikin kita sangat terbantu.Yaitu Fitur Milla yang membantu memberikan saran layaknya style advisor, sesuai dengan karakteristik customer.



Ini dia fitur Milla yang  bantuin kita buat cari style yang sesuai dengan karakter


Menggunakan fitur ini, gampang banget. Dengan mengisi form, berat dan tinggi badan, bentuk tubuh serta warna-warna favorit dan model baju yang kita suka, nantinya akan muncul berbagai pilihan gaya dari berbagai brand, sesuai dengan karakter kita, baik itu gaya untuk ke acara santai ataupun formal. Jadi, kalau mau ke event tertentu, sudah kebayang mau pakai baju yang gimana.

Oh ya, Mapemall kasih diskon nggak, ya.. untuk menyambut hari lebaran?

Sudah tentu, dong! Untuk belanja ramadan dan idul Fitri, ada yang spesial.


Ramadan dan Idul Fitri Deals Up to 70% off + cashback 40% off, mulai tanggal 24 April sampai 24 Mei 2020. Serta Midnight Sale, Buy 1 Get 1 mulai 24 April sampai 24 Mei 2020. 
Selain itu bisa mendapatkan SUPER DOUBLE BONUS Mapemall Gift Voucher dengan me-reedem MAPCLUB poin  yang kamu miliki, yang berlaku hingga akhir Juni 2020.

Bagi pemegang kartu anggota MAPCLUB, belanja online authentic brand di Mapemall dapat dengan menukarkan poin belanja dengan benefit Super Double Bonus. Artinya, poin yang ditukarkan tersebut bernilai dua kali lipatnya. 
Yeaay! Happy!

So,  jangan sampai ketinggalan.. Belanja mudah untuk ramadan dan idul fitri.

Untuk keterangan lebih lengkap, teman-teman bisa kunjungi media sosial Instagram Mapemall, di :

@Mapemall_com dan @Mapemall_shop


Ok, selamat berbelanja ya..
Tetap kece walau di rumah aja :)



#MAPYourStyle