25 May 2019

PPH Plus dan PPH Plus Syariah, Asuransi Senyaman Memilih OOTD



Dalam penampilan sehari-hari, setiap orang selalu punya gaya favorit masing-masing. Ada yang nyaman dengan OOTD casual, sporty atau pun girly. 

Ada juga yang meramu gayanya sendiri dengan gabungan berbagai gaya, yang akhirnya menjadi ciri khas karena lain dari yang lain. 

Mau ganti-ganti gaya seperti apapun juga nggak masalah sih, karena kita lah yang paling tau apa yang dibutuhkan. Kita lah yang mengatur apa yang ingin kita padu padankan. Yang penting, apapun yang dipakai, pastinya harus mendatangkan rasa nyaman. Kalau udah nyaman, dengan sendirinya penampilan akan tampak lebih oke. 

Bicara soal kenyamanan, kemaren saya dapat info soal produk asuransi terbaru dari Prudential. Asuransi yang benar-benar mendatangkan rasa nyaman karena kita bisa atur sesuai kemauan. Seperti mengatur sendiri Out Fit of the Day yang kita mau.



Bertempat di Prudential Center, 20 Mei 2019 lalu, PRUPrime Healthcare Plud (PPH Plus) dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah (PPH Plus Syariah) diluncurkan. Acara ini dihadiri oleh Bapak Luskito Hambali, Chief Marketing Officer Prudential Indonesia dan praktisi kesehatan, dr. Reisa Broto Asmoro dan Himawan Purnama, Head of Product Development Prudential Indonesia. 

Bapak Luskito Hambali


PPH Plus dan PPH Plus Syariah ini adalah produk asuransi tambahan (rider) atas asuransi dasar PRULink Generasi Baru dan PRULink Generasi Baru Syariah. Produk ini menghadirkan solusi perlindungan kesehatan yang komplit dan fleksibel dalam produk yang inovativ dengan jangkauan hingga ke seluruh dunia. 

Jadi, di mana saja kita berada, asalkan rumah sakit atau klinik yang kita tuju merupakan mitra PRUMedical Network dan Third Party Administrator (TPA) rekanan Prudential lainnya, kita bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Nggak pake ribet. Nasabah cukup menunjukkan kartu. Nggak perlu ngeluarin dana lagi. Bisa banget nih ya, untuk nasabah yang suka travelling, nggak perlu kuatir mikirin layanan kesehatan ketika berada di negeri orang.




Selain bebas pilih rumah sakit atau klinik, masa perlindungan usia pertanggungan pun bisa sampai 99 tahun lho.. dan batas manfaat nya hingga 65 milyar per tahun.

Untuk PPH Plus Syariah ada lagi manfaat tambahan seperti Santunan Dana Marhamah atau Santunan Kasih Sayang yang dibayarkan apabila nasabah meninggal dunia.

Lengkapnya sih ada 8 keunggulan dari PPH Plus dan PPH Plus Syariah. 8 keunggulan PPH Plus dan PPH Plus Syariah adalah : 

  1. Fleksibel dalam menentukan pilihan kamar rawat inap atau pilihan batas harga kamar. D
  2. Dalam menentukan wilayah perlindungan, kita bebas mengatur sendiri, bahkan bisa ke seluruh dunia sesuai dengan pilihan plan.
  3. Fleksibel dalam menentukan masa perlindungan (sampai tertanggung berusia 55, 65, 75, 85 bahkan sampai 99 tahun).
  4. Terdapat PRUPrime Limit Booster yang dapat menambah batas manfaat tahunan hingga Rp.65 Milyar sesuai pilihan plan. 
  5. Pembayaran rawat jalan sesuai tagihan untuk perawatan kanker dan cuci darah. 
  6. Manfaat perawatan 30 hari sebelum dan 90 hari sesudah tindakan bedah rawat jalan. 
  7. Kunjungan dokter umum dan dokter spesialis (serta Sub Spesialis) per jenis spesialisasi masing-masing hingga dua kali per hari, 
  8. Pembayaran manfaat sesuai tagihan untuk perawatan fisioterapi, terapi okupasi dan terapi wicara.    
Dengan keunggulan yang dimiliki PPH Plus dan PPH Plus Syariah, jadinya memudahkan nasabah banget ya. Bisa bebas pilih senyaman yang kita mau. Senyaman pilih OOTD.

Sharing dari dr. Reisa Broto Asmoro




Sebagai dokter yang juga seorang ibu, dokter Reisa membagikan pengalamannya yang juga pasti pernah dirasakan oleh ibu-ibu lainnya.

Pengalaman ketika anak sakit di malam hari, padahal sepanjang hari si kecil bermain dengan riang gembira. Rasanya panik dan bingung ketika nggak ada yang bisa bantu. Apalagi ketika suami pas lagi di luar kota dan kita butuh pertolongan secepatnya. 

Memang ya, penyakit nggak bisa diprediksi kapan datangnya. Di saat itulah kita baru menyadari betapa pentingnya memiliki jaminan kesehatan yang bisa memberikan solusi. Nggak ribet dan bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Apalagi sekarang, penyakit makin banyak yang membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit. Penyakit kritis seperti kanker, stroke, leukemia, thalasemia, gagal ginjal dan hemofilia adalah penyakit yang membutuhkan biaya yang sangat besar. Jumlahnya pun meningkat di setiap tahun. 

Karena biaya pengobatan yang besar ini lah, masyarakat hendaknya semakin menyadari betapa pentingnya menyiapkan perlindungan diri melalui asuransi kesehatan, demi keluarga di masa depan. 











19 May 2019

Buka Bareng Saudagar Muda BNI di Halal Park




Saya senang sekali ketika menerima undangan untuk menghadiri acara Bukber Saudagar Muda BNI, pada tanggal 14 Mei lalu di kawasan Halal Park, Senayan GBK. Gimana nggak senang, soalnya saya bakal bertemu dengan peserta program Aku Saudagar Muda yang merupakan program unggulan dari BNI, yang memiliki tujuan mulia untuk menciptakan wirausaha sejak dini. Rasanya nggak sabar ingin menyaksikan sendiri,  seperti apa semangat anak-anak muda tersebut.

Jelang pukul 16.00 WIB, saya dan teman-teman blogger bergabung dengan saudagar-saudagar muda BNI, kali ini siswa dari SMK Bisnis dan Teknologi kota Bekasi. Sore itu, acara yang merupakan kelas kreatif BUMN, akan dimulai dengan bincang-bincang tentang membangun bisnis yang out of the box di era global. Narasumber yang hadir adalah pebisnis sukses yang sudah malang melintang di bidangnya, 


Bisnis Nggak Boleh Takut Gagal




Memulai bisnis, nggak boleh takut gagal. Harus punya mental siap untuk sukses tapi juga mental siap untuk gagal. Kalimat inilah yang diucapkan Kak Aldo, owner dari bisnis MooNyusu, yang rasanya seperti membakar semangat juang yang ingin terjun ke dunia bisnis. 

Dalam berbisnis, kalau nggak siap gagal nantinya akan sulit untuk bangkit ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Padahal dalam berbisnis, seseorang harus melalui proses dan berbagai tahapan yang akan membuat dirinya semakin mengenal seluk beluk bisnis yang digeluti.

Untuk memulai bisnis, bila sudah menemukan jenis usaha yang tepat, jangan terlalu lama mikir. Mulailah sejak awal, agar kesuksesan bisa lebih cepat diraih. Pun, kalau ternyata menemui kegagalan, kita masih punya banyak waktu untuk memperbaikinya.

Dalam memulai usaha, pastikan kita melakukan  S.M.A.R.T yaitu singkatan dari :

  • Specific : Usaha harus sesuatu yang spesifik
  • Measurable  : lakukan dengan terukur
  • Achievable : Jalankan usaha yang bisa kita raih dengan skill yang kita miliki
  • Realistic : Jalankan usaha yang realistis
  • Time Bound  : Tetapkan jangka waktu dalam melakukan suatu usaha, agar kita lebih fokus.

Dengan menjalankan S.M.A.R.T kita dapat menjalankan bisnis dengan lebih terarah. Satu hal lagi, nggak boleh cepat menyerah.

Wah, keren ya, tips dari Kak Aldo. Bisa segera dicoba nih.



Belajar Tentang Endorsement




Narasumber kedua yang siap berbagi ilmu adalah Kak Sally Hadiati. Untuk usaha yang bergerak di bidang fashion, Kak Sally memanfaatkan social media sebagai cara untuk menggapai target marketnya. Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah menggunakan endorsement.

Wah, mungkin ada yang mikir, kalau menggunakan model endorse pasti memerlukan modal yang cukup banyak untuk membayar model. Harus cantik, harus mahal dan lain-lain. Nggak perlu kuatir.  Nggak selalu harus memakai standar yang sama dengan bisnis orang lain.

Kita bisa memanfaatkan teman-teman atau lingkungan sekitar untuk membantu kita. Tentunya dengan perjanjian kerjasama yang bisa disepakati. Manfaatkan juga kenalan-kenalan yang bisa membantu mengenalkan produk kita ke lingkungan di sekitarnya. Yang penting produk kita bisa tersampaikan sesuai target yang diinginkan.

Dalam menjalankan kerjasama, Kak Sally selalu menggunakan konsep AIDA. Yaitu :


  • Attention
  • Interest
  • Desire
  • Action

Melalui caption dan gambar yang menarik, komunikasi yang menyentuh emosi, orang akan tergoda untuk membeli produk yang kita tawarkan.

Hm, bener juga ya. Jadi nggak perlu takut mengeluarkan modal yang terlalu besar. Gunakan kreativitas agar produk kita tepat sasaran.


Usai sharing dari kak Sally, acara dilanjutkan dengan narasumber berikutnya. Ada kak Adi Hardiana dari BNI. Kak Adi memberikan pandangan-pandangan tentang bagaimana mengelola bisnis agar tetap melaju dan menyesuaikan dengan kemajuan teknologi.



Dalam dunia usaha sangat dibutuhkan rekomendasi. Penting banget untuk memiliki chanel agar produk kita dapat dikenal luas. Penjelasannya nyambung banget sama endosement yang disampaikan Kak Sally. Selain itu juga dibutuhkan konsistensi dan inovasi agar produk dapat terus menarik hati konsumen.


Membangun usaha memang harus dilakukan dengan berbagai persiapan dan strategi. Tapi, nggak boleh lama-lama juga mulainya. Karena bisnis yang makin cepat dimulai, makin cepat juga mendatangkan kesuksesan.

Program "Aku Saudagar Muda" dari BNI dan rumah kreatif BUMN ini  seperti membuka jalan bagi anak-anak muda untuk cepat menentukan jalan dalam meraih  kesuksesan. Senang rasanya bisa menyaksikan anak-anak muda yang penuh semangat memanfaatkan masa muda dengan hal-hal yang positif. Di tangan para saudagar muda ini lah, perekonomian Indonesia akan bangkit. 





09 May 2019

Puasa Lancar Tanpa Gangguan Susah BAB




Alhamdulillah, hari ini kita sudah memasuki hari ke empat puasa. Apakabarnya nih teman-teman?
Semoga ibadah puasanya berjalan lancar dan tetap jaga kesehatan, ya. 

Sebagai Ibu yang mengurus pekerjaan rumah tangga, memang dibutuhkan tenaga ekstra.  Mulai dari menyiapkan makan sahur, beres-beres, masak untuk menu berbuka dan memastikan bahwa keluarga mendapat asupan dengan gizi seimbang selama berpuasa. 

Menyiapkan menu selama berpuasa, bisa dibilang gampang-gampang susah. Nggak seperti hari-hari biasa, yang jadwal makan bisa kapan aja. Di bulan puasa, waktu makan yang hanya beberapa jam, harus banget dimaksimalkan. Asupan cairan, karbohidrat, protein dan serat harus bisa masuk ke dalam tubuh. Kalau enggak, bisa lemes dan nggak semangat menjalani puasa. Apalagi kalau sampai kena sembelit. Huhuu, itu nggak enak banget.

Saya jadi teringat dengan

Maltofer untuk Penuhi Kebutuhan Zat Besi Segala Usia


"Duh, gawat nih. Kemaren nyimpen dompet di mana ya, perasaan di sini,deh! Kok, sekarang nggak ada?"

Pernah merasa seperti ini nggak?
Lupa habis nyimpen barang di mana. Padahal udah yakin banget, tau persis letaknya di mana. Ujung-ujungnya, langsung bilang 
"Yah, gini deh, faktor U memang nggak bisa dibohongin.."

Tuh, kan.. cari pembenaran sendiri ;D
Memang sih. seringkali tanpa disadari, selalu ada aja yang nyeletuk, kalau faktor U begitu mengganggu keseharian kita. Padahal, ada faktor lain juga yang berperan hingga kita kurang konsentrasi. mudah lelah dan jadi susah mengingat.

Nah, Jumat 3 mei 2019 lalu, bertempat di Graha Pengayoman Kemenkumham, saya mengikuti acara Seminar Kesehatan yang diadakan oleh Maltofer Woman Community. Tema acaranya "Cegah Anemia Sedini Mungkin" Peran Penting Zat Besi dalam 1000 Hari Kehidupan Pertama (Golden Age) dengan narasumber dr. Herbowo A.F Soetomenggolo, Sp. A (K)




Di acara inilah saya jadi

25 April 2019

Pentingnya Imunisasi Demi Masa Depan Anak Indonesia



( image : pixabay.com)

"Kamu sih, anak diimunisasi segala.. badannya jadi panas, kan!"

Saya pernah mendengar dialog seperti ini, ketika anak tetangga saya, panas badannya sehabis imunisasi. Suaminya marah-marah. Menurutnya imunisasi hanya bikin anak sakit. Imunisasi nggak ada gunanya. :(

Mungkin teman-teman juga pernah punya pengalaman yang sama. Sebagian orang masih menganggap imunisasi hanya membuat anak yang sehat ceria, jadi panas badannya. Sebagian masih menganggap bahwa vaksin yang diberikan pada anak, malah membuat anak jadi terkena penyakit baru. Padahal pada saat itu, anak sedang ditingkatkan kekebalannya. 

Bukan berita baru bahwa banyak virus dan kuman penyakit yang siap menyerang anak-anak yang tidak divaksin. Bahkan setelah wabah penyakit Polio, Campak dan Difteri yang menyerang