08 December 2018

LEZATNYA OLAHAN BEBEK DI RESTO BEBEK BENTU BSD YANG BIKIN NAGIH




Siapa suka bebek goreng, ditambah dengan nasi panas mengepul dan sambal pedas yang bikin garuk-garuk kepala?

Saya sih suka bangeeet! Bebek goreng dengan aroma yang menggoda, dijamin nggak perlu waktu lama buat menghabiskannya. 😋

Bebek memang menjadi hidangan favorit banyak orang karena rasanya yang unik. Apalagi cocok disajikan dengan bermacam-macam sambal.
Seperti yang saya coba di Resto Bebek Bentu Serpong Jaya, minggu lalu. Sebagai pecinta makanan enak, rasanya rugi kalau nggak nyobain menu-menu baru. 😊

Sabtu pagi, tanggal 1 Desember, saya dan teman-teman blogger sudah sampai di Resto Bebek Bentu BSD. Bangunan ruko nampak eye catching karena berwarna oranye cerah dengan tulisan yang cukup besar. Bebek Bentu.
Cukup mengundang tanya ya.. apa sih arti Bentu? Belakangan saya tau, Bentu itu singkatan dari Ben Tuman. Artinya biar jadi ketagihan. Hm, boleh juga ya.. semacam doa dan harapan.

Memasuki ruang dalam, kesan hangat dan akrab sangat kental terasa. Kami berkenalan dengan owner Bebek Bentu, Bapak Bangkit Kuncoro. Sambutannya yang ramah membuat suasana terasa akrab. Beliau bercerita tentang hobi keluarganya yang suka kulineran. Hingga akhirnya diputuskan untuk membuka usaha kuliner sendiri.



Bebek Bentu BSD bukan resto pertama milik Pak Bangkit dan keluarga. Sebelumnya sudah ada beberapa resto bebek di beberapa lokasi.
Yang istimewa di Resto Bebek Bentu, bumbu dan rempah yang digunakan nggak akan sama dengan resto bebek yang lain. Rasanya sangat khas.



Saya setuju dengan apa yang Pak Bangkit sampaikan. Saya mencoba menu bebek kecombrang. Penasaran bakalan gimana rasa bumbu kecombrangnya.
Bener aja. Ketika disajikan, bebek goreng dengan ukuran yang cukup besar terlihat menggiurkan disiram dengan bumbu kecombrang yang cukup royal. Rasanya? Uenaaak dan pedasnya nampol. Kecombrangkan rasanya memang khas banget ya. Nah, saat dipadukan dengan bebek goreng yang sama sekali nggak amis, rasanya klop. Unik dan terasa special.



Saya juga mencoba Bebek Cemeng. Tampilan bebek berbalut bumbu warna hitam ini, memang bikin penasaran. Pas dicoba? Oh My God.. pedaas! Hahaha.., saya sih emang cemen sama level pedas. Tapi, liat teman-teman menikmati, jadi saya simpulkan kalau resto Bebek Bentu ini beneran surga buat pecinta pedas.



Kelar nyobain Bebek Cemeng saya beralih ke menu lain. Selanjutnya ada Bebek cabe hijau. Warna sambal hijaunya yang segar bikin ngiler. Ketika berpadu dengan bebek goreng, nasi panas dan lalapan lalu masuk ke mulut, rasanya langsung cocok. Cabe hijau tuh memang gak ada matinya. Tambah bebek jadi semakin-semakin deh.




Selain masih banyak menu bebek lainnya, resto Bebek Bentu punya banyak menu lain yang jadi andalan. berbagai olahan seafood, sayuran, olahan ayam seperti ayam geprek original dan keju, atau steak, semua layak dicoba. Udang bumbu special atau gurame asam manis atau gurame hantu petir juga hadir dengan citarasa tersendiri.

Suka nasi goreng?
Jangan kuatir, ada beberapa jenis nasi goreng yang bisa dipilih. Rasanya enak semua.

Untuk snack, resto Bebek Bentu juga manjain pengunjungnya banget. Ada pizza yang enak. Empuk dengan topping yang lezat dan aneka sajian roti maryam.

Untuk minuman, pilihannya juga banyak banget. Ada aneka jus buah dan minuman lainnya. Saya suka banget jus kedondong. Rasanya segar dengan sedikit rasa asam yang bikin nagih. Duh, tuh kan.. saya jadi pengen jus kedondong lagi.. 😊



Mencoba aneka menu yang ada di resto Bebek Bentu, rasanya memang bikin nagih. Sesuai lah dengan namanya dan harapan pemiliknya. BENTU, ben tuman - biar ketagihan. Saya aja udah buktiin sendiri. Ketagihan! 😍

Teman-teman mau coba juga?
Bisa Go Food lho. Jadi nggak perlu repot kalau tiba-tiba pengen. Soal harga, jangan kuatir. Bebek Bentu harganya nggak pake mahal. Nggak bikin kantong bolong.
Mau main ke sana?




Segera atur waktunya. Tempatnya nyaman. Tersedia wifi, mushola, ruang berAC dan pelayanan yang ramah.

Selamat mencoba ya..

Salam,















05 December 2018

DRAMA MUSIKAL DONGENG POHON IMPIAN UNTUK KELUARGA INDONESIA DARI NIVEA



Kapan terakhir kali Buibu mendongeng untuk anak?
Mendongengnya dengan sepenuh hati ya. Dalam artian dilakukan dengan penuh cinta, pikiran yang nggak kemana-mana dan sentuhan lembut ketika bercerita.

Mendongeng ternyata penting banget dilakukan untuk menumbuhkan bonding antara ibu dan anak. Termasuk ayah juga lho. karena para ayah juga bertanggung jawab untuk membangun kedekatan dengan anak.

Mengapa mendongeng itu menjadi penting?

Karena ketika kita bercerita, anak akan memfokuskan seluruh perhatiannya kepada kita.

Tapi, bagi sebagian orang, mendongeng nggak semudah itu. Banyak orang tua yang nggak percaya diri untuk bercerita di depan anak-anaknya. Belum lagi kalau orang tua nggak punya banyak cerita. Kasian anaknya kan, tiap hari didongengin cerita yang itu-itu aja. Padahal, seiring berjalannya waktu, ada saingan berat yang siap mengalihkan perhatian anak dari kita.
Siapa dia?
Dia adalah gadget 😊
Kalau kita nggak menumbuhkan kedekatan dengan anak sejak dini, nantinya kita juga yang akan susah. Kedekatan secara emosional harus dibangun. Jangan dadakan.

Mendongeng Dengan Sepenuh Hati




Di acara yang diadakan NIVEA, #SentuhanIbu Melalui Mendongeng, yang saya hadiri pada tanggal 28 November 2018 lalu, di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dipandu oleh MC Mona Ratuliu membuat saya semakin mengerti betapa pentingnya mendongeng. Dengan narasumber Kak Seto Mulyadi, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia dan Kak Ariyo Zidni, Pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia. Berbagai pertanyaan tentang sulitnya mendongeng terjawab.

Menurut Kak Seto, membaca dan mendongeng berkontribusi dalam perkembangan anak, karena dapat mengaktifkan pusat emosi di otak dan melatih fokus perhatian mereka. Mendongeng membantu melatih anak berpikir secara terstruktur, menstimulasi kreativitas, memperkenalkan berbagai nuansa emosi dan proses identifikasi yang erat kaitannya dengan pembentukan pribadi positif ketika kelak anak menjadi dewasa.

Mendongeng bukan semata-mata bercerita tentang kisah-kisah pada jaman dulu seperti legenda dan sebagainya. Orang tua bebas bercerita tentang apa saja. Tentang lingkungan sekitar. Tentang kehidupan binatang. Atau tentang hal-hal sederhana yang dipadukan dengan pesan moral di dalamnya. Supaya nggak kehabisan bahan, rajin-rajinlah membaca untuk memperkaya koleksi cerita.
Supaya lebih seru, sesekali mintalah anak untuk bercerita kepada kita. Biarkan mereka membebaskan imajinasinya kemana saja. Lama-lama kreativitas mereka akan terus terasah.

Gimana kalau orang tua nggak pede saat bercerita?

Nah, untuk hal ini, Kak Ariyo Zidni mengungkapkan kalau mendongeng atau bercerita itu mudah. Semua orang dapat melakukannya. Nggak perlu malu untuk memainkan ekspresi wajah. Anak-anak akan menikmati cerita sederhana yang disampaikan dengan ekspresif, intonasi suara dan gerak tubuh yang pas Nggak perlu berlebihan juga. Tapi akan membuat cerita menjadi lebih menarik.

Kebiasaan mendongeng yang kita lakukan, akan berdampak pada tumbuh kembang anak. Kelak ketika mereka tumbuh dewasa, mereka akan menyimpan kenangan indah saat Ibu atau Ayah mendongeng.


Persembahan Drama Musikal Dongeng Pohon Impian




Menyambut Hari Ibu tanggal 22 Desember nanti, NIVEA yang telah menjadi bagian dari keluarga di dunia selama satu abad, mengkampanyekan NIVEA #SentuhanIbu. Seperti yang disampaikan Mr. Halger Walters, President Director PT. Beiersdorf Indonesia, 'Momen Sentuhan Ibu' adalah melalui mendongeng. Dengan mendongeng, Ibu dapat memberikan kenyamanan dan menyampaikan nilai-nilai penting seperti saling menghargai, berani, tulus dan penuh kasih sayang sejalan dengan filosofi NIVEA. Melalui kampanye ini, NiVEA ingin mendorong para Ibu untuk menjadikan mendongeng sebagai kegiatan yang menarik.

Ada persembahan spesial dari NIVEA untuk keluarga Indonesia. Inspirasi mendongeng akan tersaji indah dalam drama musikal 'Dongeng Pohon Impian' pada tanggal 22 Desember tepat di hari Ibu nanti.

Seperti yang dijelaskan oleh Brand Manager NIVEA Creme, PT. Beiersdorf Indonesia, Arum Nurhandayani, drama musikal 'Dongeng Pohon Impian' mengembangkan konsep mendongeng melalui digital video musical. Dongeng Pohon Impian menceritakan makna sentuhan Ibu bagi anak dengan berbagai karakter yang unik. Disajikan dengan cerita yang menarik dan lagu-lagu yang ceria.

Pohon impian yang saya saksikan ketika acara berlangsung, memang mengundang rasa penasaran. Ekstrak pohon impian memiliki kekuatan untuk...
Hm, jangan diceritain lah yaa. Pokoknya dongeng Pohon Impian bakalan seru. Pas banget untuk memeriahkan hari yang sangat istimewa. Hari Ibu.. ❤



Untuk tiketnya udah bisa dibeli lho. Bisa didapatkan di Lazada. Untuk keterangan lebih lanjut, bisa cek di www.nivea.co.id 

27 November 2018

5 BARANG YANG SELALU ADA DI TAS SAYA




Ada yang mau tau apa aja isi tas saya?
Yuk, yuk merapat. Hari ini, saya mau kasih tau 5 barang yang selalu ada di tas saya.
Nggak ada yang aneh sih, karena semuanya memang barang yang penting. Kalau satu aja nggak kebawa rasanya nggak nyaman.
Segera saya ceritain apa aja ya..

1. Handphone

Ini super dupper penting. Rasanya lebih rela ketinggalan dompet daripada ketinggalan handphone. Karena semua pekerjaan mengharuskan saya untuk main hp 😆. Nggak bawa handphone berarti saya nggak bisa live twitt, nggak bisa posting di media sosial seperti facebook, Instagram dan blog, sedangkan pekerjaan seorang blogger dan buzzer meliputi itu semua. Makanya, jangan sampai ada cerita handphone ketinggalan.

2. Powerbank

Kalau ketinggalan powerbank, rasanya mati gaya. Event belum selesai, batre hp udah sekarat. Gimana mau posting-posting. Makanya powerbank penting banget untuk menemani pekerjaan seorang blogger.

3. Dompet Kartu

Segala kartu ada di sini. KTP, ATM. Paling banyak sih, kartu Flazz.. hahahah. Emang ya, dasar anak TJ.

4. Pouch Kosmetik

Kalau yang ini senjata untuk touch up. Isinya bedak, lipstik, ada permen, lotion botol kecil, pulpen dan  juga memo ukuran kecil.

5. Tas Serbaguna

Kalau ini berguna untuk jaga-jaga kalau saya mendadak mampir ke minimarket. Sebisa mungkin belanja nggak pakai plastik.



Sebenarnya ada beberapa barang lagi yang selalu ada di tas. Tapi, 5  udah cukup lah ya..😊
FYI, ada rasa bahagia ketika melihat semua barang yang saya foto untuk tulisan ini. Semua saya dapatkan dari hasil menulis. Dari hasil ngeblog.

- Handphone
Hadiah dari lomba blog yang diadakan Viva news.

- Powerbank
Hadiah dari lomba foto produk The Body Shop di event launching buku.

- Dompet Kartu
Goodiebag dari event gathering Sunlife. Dompet ini kesayangan banget. Gak peduli walau sebagian kulitnya udah menipis. Soalnya suka saya kantongin juga. 😅

- Pouch Kosmetik
Ini saya dapatkan ketika liputan produk LAWE Kain Lurik Indonesia. Lipstik dan Bedak Two Way Cake juga saya dapatkan dari bingkisan di event gathering blogger. Memo dan pulpennya juga. Lotion?
Hihii, itu saya pindahin dari wadah TBS yang gede. Dapat dari event juga.. 😄😄

- Tas Serbaguna
Saya dapatkan dalam berbagai ukuran, di dalam goodiebag ketika meliput event Prestasi Junior. Ini juga kesayangan 😊

Hm, baru nyadar. Jadi yang saya beli sendiri apa dong, ya..
Permen?
Hahahahaa.. iyaaa. Alhamdulillah, ya. Pekerjaan sebagai blogger benar-benar membawa berkah buat saya. Sampai-sampai seluruh isi tas  adalah hadiah. Nikmat mana lagi yang mau saya dustakan.

Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah.



Salam :)






25 November 2018

5 FAKTA TENTANG SAYA



Sebenarnya tema hari ini tuh rasanya agak-agak gimana ya.. Berasa buka-buka rahasia sendiri. Bayangkan, masa sih, saya harus membeberkan 5 fakta tentang saya ke seluruh jagad maya? Padahal udah susah-susah jaga image loh.. 😂 hahahaha *apa'ansiiy^^

Tapi, demi kelangsungan one day one blog post ini, saya akan beberkan fakta-fakta yang mungkin orang lain belum tau. Terimalah fakta ini dengan lapang dada 😆

5 fakta tentang saya :

1. Perajuk

Mungkin ada yang belum tau perajuk itu apa. Kalau dalam bahasa Melayu, orang yang perajuk adalah orang yang suka merajuk. Gampang ngambekan gitu. Hatinya mudah terluka. Fragile kayak gelas kaca. Kadang suka meledak-ledak. Tapi kadang diam aja sambil merenung dalam-dalam. Biasanya kalo udah gini, butuh waktu sebentar untuk menenangkan diri.  Habis itu ya ceria lagi..
*Duh, malu rasanya mengakui ini 🤣

2. Cengeng & Baperan

Saya orang yang gampang sekali terharu. Kesentuh hati dikit, langsung meleleh. Diam-diam elap air mata.
Nonton juga gitu. Kadang saya nangis sampe mata sembab. Udah tau baperan, gampang nangis tapi malah hobi nonton film drama.
Maunya semua film tuh endingnya happy. Saking bapernya, sampe sekarang masih gak puas dengan sad ending di film Me Before You & film India Tum Hi Ho. Kenapa ya, kedua cowok itu harus mengakhiri hidupnya. Kenapa nggak memilih bahagia aja sama pasangannya. Kenapa mereka nggak....
Duh, gemes. Padahal walaupun endingnya begitu, saya tetap aja nonton filmnya berkali-kali. Tetap nangis dan tetap baper. 😅😅

3. Repot Kalo Mau Beli Sepatu

Dari dulu saya selalu males-malesan kalau mau beli sepatu. Soalnya, ukuran sepatu saya kalo nggak 41 ya 42. Jarang banget ketemu yang cocok. Apalagi salah satu kaki saya panjangnya lebih setengah senti. Dan masalahnya, kadang beda brand beda juga ukurannya. Tapi, sekarang udah nggak terlalu jadi masalah. Saya sudah menemukan satu brand yang cocok. Ukurannya udah pas di kaki saya. Jadi nggak repot lagi kalau mau cari sepatu.

4. Tukang Nyasar

Entah kenapa, saya susah sekali mengingat arah dan nama jalan. Kadang semua tampak sama. Nggak terhitung berapa kali saya nyasar dan buang-buang waktu di jalan. Untuk meminimalisirnya kalau pas harus berangkat sendiri, saya naik gojek. Tapi, kadang-kadang drivernya nggak hapal jalan. Jadi, dia ngelewatin jalan utama yang jadinya lebih jauh. Saya tau sih, ada jalan pintas, tapi saya nggak bisa kasih tau dia lewat mana. Pernah sih sok-sok kasitau gitu. Tapi selanjutnya saya lupa. Jadinya malah nanya-nanya mulu ke orang-orang. Konyol banget rasanya..

5. Cinnamon Lovers

Saya suka sekali dengan aroma eksotis kue dan biskuit kayu manis. Biskuit Verkade yang bentuknya lucu itu favorit saya. Sore-sore ditemenin biskuit dan secangkir teh hangat bisa bikin kebahagiaan saya sempurna.

Apalagi kalo ada kue-kue yang dipadu kismis. Kayak Cinnamon Rolls, Klapertart, setup buah atau apple pie dengan kayu manis yang banyak. Hm, bisa-bisa saya abisin sendiri. 😋😋

Nggak cuma suka makannya aja, sih. Buat saya, menghirup aroma kayu manis bisa mendatangkan ketenangan. Nggak percaya? Coba aja..


Nah, itulah 5 fakta tentang saya yang udah saya buka. Tema ngeblog soal buka-bukaan fakta diri sendiri ini, ternyata seru ya.
Legaaa.. untung cuma 5.  Kalo 10? Hahahah, kebongkar semua rahasia saya ^^

Sekarang tinggal rasa penasaran, kira-kira teman-teman lain pada nulis  apa ya?
Nggak sabar pengen baca. Siapa tau  ada yang sama dengan saya ^^

Sampai bertemu di tema selanjutnya.


Salam :)















24 November 2018

TENTANG MEDIA SOSIAL




Pernah kesel nggak, baca-baca komentar di Instagram atau Facebook di postingan seseorang yang kebetulan nggak sejalan dengan pikiran yang membuat komentar?
Kalimat-kalimat negatif, keluar dengan mudahnya. Sumpah serapah, cacian bahkan hinaan mengalir tanpa ada rem sedikitpun. Sampai-sampai kita yang baca hanya bisa mengelus dada. Kok, bisa ya..

Ada pepatah yang udah populer sejak dulu, "Mulutmu Harimaumu" yang mengingatkan kita untuk hati-hati bicara. Sekarang, itu aja udah nggak cukup lagi, ya.
Perlu ditambah dengan "Jempolmu Harimaumu" Karena kebebasan berkomentar di media sosial membuat jempol-jempol cepat sekali mengetik. Tanpa pikir lagi langsung reply. Mungkin karena nggak bertatap muka ya, mereka merasa sah-sah aja nyinyirin hidup orang.

Yah, begitulah. Hidup di jaman now, media sosial menjadi wadah untuk berekspresi. Bagi yang memanfaatkan akun media sosialnya dengan baik, akan mendapatkan keuntungan. Misalnya untuk membangun networking. Pertemanan yang baik akan membawa kita ke hal-hal yang baik. Sebaliknya, kalau nggak bisa menggunakan dengan baik, apa yang dilakukan jadi sia-sia. Komentar-komentar jelek, suka menghina orang lain sebenarnya mencerminkan siapa diri kita.

Padahal, banyak sekali peluang yang bisa didapat kalau kita bijak. Ibarat pegang remote control, kita sendiri yang tentukan mau pilih yang mana.

Media Sosial buat saya, membuka banyak sekali kesempatan. Dari media blog saya belajar untuk menulis dan dengan berjalannya waktu, benefit datang sendiri. Lewat Facebook pun demikian. Banyak teman banyak rejeki. Berteman dengan orang-orang positif membuat saya juga terpacu untuk meningkatkan kemampuan seperti mereka.
Sebaliknya, dengan orang-orang yang selalu menebar hal negatif yang bikin saya nggak nyaman, saya pilih skip aja. Lebih baik jaga hati sendiri.

Lewat media sosial Facebook pun, saya bersyukur banget,  bisa bertemu lagi dengan teman-teman masa sekolah yang sudah 24 tahun nggak ketemu. Berkat adanya facebook kami bersatu lagi dalam persaudaraan yang lebih erat. Langsung reuni pulak. Bahagianya nggak bisa dijelaskan :)

Dulu terakhir kali ketemu, kami masih putih abu-abu, sekarang udah ibu-ibu.. ^^



Apapun media sosial yang kita punya, baiknya lakukanlah untuk hal yang bermanfaat. Membangun usaha online, mempererat tali persaudaraan, menyatukan lagi yang tadinya sempat terpisah, menebar ilmu dan hal-hal positif lainnya.


Buat yang hobi share berita, pastikan dulu yang kita share bukan hoax.  Telusuri dulu sumbernya. Percayalah, ada kok, postingan-postingan yang sengaja dibuat untuk memancing keributan. Jangan sampai gara-gara kita, banyak orang jadi kemakan hoax. 🙄
Jangan lupa, ada Undang-undangnya.

UU-ITE siap mencaplok siapa saja yang melanggarnya. Ngeri, kan.. udah banyak loh, yang dipenjara.
So, mari sama-sama jaga jempol.

Semoga kita selalu dilindungi Allah SWT dari hal-hal buruk  ya.

Salam..