Pages

28 December 2018

DRAMA MUSIKAL DONGENG POHON IMPIAN



Hai, teman-teman..
Masih ingatkah dengan tulisan saya beberapa waktu yang lalu, tentang Drama Musikal Dongeng Pohon Impian yang digelar oleh NIVEA, sebagai bagian dari kampanye #SentuhanIbu? Tulisannya ada di sini.

Akhirnya, waktu yang ditunggu datang juga. Senang sekali saya mendapat
kesempatan untuk menyaksikan persiapannya pada acara Media Day, H-1, di Ciputra Artpreneur Theater Jakarta, tanggal 21 Desember 2018 lalu. Senangnya semakin bertambah saat diberi info, kalau hari itu, kami akan disuguhkan dua cuplikan adegan yang akan ditampilkan pada hari H dan bocoran tentang buku Dongeng Pohon Impian yang akan dilaunching di hari yang sama. Buku pertama persembahan NIVEA #SentuhanIbu benar-benar membuat saya penasaran.


Hadir sebagai narasumber Arum Nurhandayani, Brand manager NIVEA Creme, PT Beiersdorf Indonesia, Nurul Susantono, sutradara Drama Musikal Dongeng Pohon Impian, Dania Najmi,  pemeran Imaji, dan pemeran Angan dan Angin.




Seperti yang dijelaskan oleh Arum Nurhandayani, Drama Musikal Dongeng Pohon Impian adalah bagian dari kampanye NIVEA #SentuhanIbu yang menggambarkan apresiasi NIVEA terhadap  para Ibu dengan menghadirkan bonding istimewa bagi ibu dan si kecil, sekaligus merayakan Hari Ibu melalui Pesta Kostum Karakter Dongeng Pohon Impian dan berbagai permainan di area sekitar teater.

Wah, membayangkan penonton-penonton cilik datang mengenakan kostum karakter aja rasanya udah seru ya..

Memang, ketika saya datang, begitu memasuki area sekitar teater, suasana langsung terlihat berbeda. Ruangan sudah ditata sedemikian rupa. Yakin banget, penonton yang datang pasti merasa senang.

Sang sutradara Nurul Susantono juga mengatakan, bahwa dirinya sangat bangga bisa menjadi bagian dari pertunjukan istimewa ini. Apalagi cerita yang diangkat adalah cerita orisinil yang sarat makna akan sentuhan kasih ibu kepada anaknya.

Cerita yang penuh makna ini juga didukung dengan tata panggung yang penuh warna, kostum yang unik dan lagu-lagu ceria yang akan membawa penonton larut dalam suasana dongeng yang penuh imajinasi. Duh, rasanya nggak sabar mau nonton cuplikan yang akan ditampilkan.


Cuplikan Adegan Dongeng Pohon Impian


Dongeng Pohon Impian bercerita tentang Imaji, seorang ibu yang sangat mencintai Angan anaknya.
Penonton disuguhkan pemandangan dengan setting di kamar tidur di waktu malam. Dengan alunan musik yang lembut. Imaji menceritakan sebuah dongeng kepada Angan.



Tak lama malam berganti dengan suasana di sebuah tempat dengan setting panggung yang cantik, dihiasi cahaya lampu dan lagu-lagu yang merdu. Ah, saya suka sekali drama musikal ini. Rasanya seperti dibuat terhanyut. Terpesona dengan warna-warna dan gerak tubuh yang luwes.


Adegan kedua pun semakin menarik. Menampilkan Pohon Impian dan kedai jamu milik Imaji yang ramai dengan pelanggan. Suasana ramai, namun Angan merasa kesepian. Musik pengiringnya terdengar sangat indah. Cerita terus berlanjut dengan adegan-adegan Imaji, pelanggan dan Angan bergerak mengikuti irama dan melantunkan cerita.





Sayangnya adegan ini nggak lanjut. Hihiii, ya iya lah. Kan cuma dua cuplikan cerita yang ditampilkan. Tapi, saya cukup puas lah. Apalagi kalau hari pementasan ya. Dengan kostum-kostum yang pastinya menarik.


Melihat pementasan Drama Musikal Pohon Impian ini, membuat saya semakin menyadari betapa pentingnya memikat anak-anak dengan cerita-cerita yang bermakna. Seperti cerita yang dipersembahkan oleh NIVEA.



Buku yang akan diluncurkan dan nantinya akan tersedia di toko buku Gramedia di awal tahun 2019, pastinya akan menambah koleksi cerita untuk orang tua. Menginspirasi para ibu dalam memaksimalkan berbagai manfaat mendongeng untuk memperkuat ikatan dengan si kecil.


Ternyata, pementasan Drama Musikal Dongeng Pohon Impian ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Seluruh tiket yang disiapkan langsung sold out tanpa perlu waktu lama. Padahal Drama Musikal Dongeng Pohon Impian ini akan tampil dalam 2 jadwal pertunjukan. Yaitu pukul 14.00 dan 19.00 WIB. Banyak yang berharap bisa membeli tiket On the Spot. Berharap bisa menjadi bagian dari penonton yang bisa menikmati persembahan dongeng yang indah. Tapi, apa daya. Tiketnya hanya dijual online. Semoga yang belum dapat kesempatan, akan lebih beruntung di lain waktu ya..

Sukses untuk buku dongeng Pohon Impian. Semoga ke depannya NIVEA akan hadir dengan buku ke 2, ke 3 dan seterusnya.


















2 comments:

  1. Wah...baru tahu ada drama musikal kaya gini. Mudah-mudahan ada di Bandung ya. Jadi pengen nonton.

    ReplyDelete
  2. Seneng banget dateng k acara musikal kayak gini mbaa. Aku pengen ngehadirin kayak gini :)

    ReplyDelete

Hai komentar kadang-kadang di moderasi untuk menghindari komentar spam ^^
Terima kasih sudah berkunjung ya.. :)