Pages

28 May 2017

Jalani Ramadan dengan Makan Makanan Sehat dan Praktis bersama Philips





Menjelang datangnya bulan Ramadan, tepatnya tanggal 15 Mei 2017 lalu, saya dan teman-teman Blogger menghadiri acara yang diadakan Philips, yang mengambil tema tentang menyediakan makanan sehat dan praktis selama berpuasa. Temanya emang lagi dibutuhkan banget. Apalagi buat Ibu-ibu kayak saya yang sampai sekarang masih suka salah kaprah dalam mengatur menu sahur dan buka untuk keluarga. Bertahun-tahun, kebiasaan yang nggak baik selalu terulang dan terulang lagi. 

Teman-teman punya kebiasaan seperti saya juga nggak? Misalnya nih, saya selalu menyiapkan teh manis untuk buka puasa. Rasanya kebiasaan ini udah melekat. Bahkan sejak sebelum saya menikah, berbuka dengan teh manis yang panas ini sepertinya sudah tradisi. Walaupun Ibu menyiapkan kue atau kolak yang manis, itu teh manis tetap aja ada. 

Menurut ibu Rita Ramayulis DCN, M. kes, seorang nutrisionis yang sudah menulis sejumlah buku tentang gizi, diet untuk berbagai penyakit dan mengatur pola makan yang sehat, pola makan kita memang tercermin dari pola yang dilakukan oleh orang tua kita. Kalau orang tua kita biasa memasak makanan bersantan, ya.. otomatis kita juga akan memasak seperti itu. Nah, PR nya nih, kita mau nggak, anak kita memakai cara yang sama untuk keluarganya kelak. Sudahkah kita menanamkan kebiasaan makan makanan sehat. Duh.. kalo ingat ini, rasanya saya langsung sadar.

Kata Bu Rita lagi, sebenarnya sih di bulan puasa tubuh kita nggak begitu banyak membutuhkan energi. Walaupun kegiatan sehari-harinya tetap sama, efek puasa membuat tubuh melakukan penghematan energi. Saat berpuasa tubuh kita akan mengalami proses detoksifikasi atau pembuangan zat-zat beracun dari dalam tubuh secara alami. Dengan memperhatikan asupan makanan pada saat sahur dan berbuka maka manfaat detoks pastinya akan lebih terasa.

Pada saat berbuka dan sahur, jangan minum, minuman yang sangat manis dengan jenis gula hanya sukrosa. Tinggalkan juga kebiasaan makan gorengan ynag mengandung tepung terigu. Makanan yang mengandung kafein, terlalu asam dan pedas. Hindari sayuran yang mengandung gas seperti nangka, kol dan durian. Jangan sampai puasa kita terganggu karena makanan yang bisa mengganggu kesehatan ini. Enak sih, enak. Tapi akibatnya itu..

Untuk memenuhi kebutuhan tubuh pada saat berpuasa, konsumsi makanan dengan gizi seimbang. Cukup protein, karbohidrat dan jangan lupa untuk mencukupi jumlah cairan yang masuk untuk mencegah dehidrasi. Perbanyak juga asupan serat seperti sayuran dan buah-buahan.




Hindari makanan berlemak dan  berkalori tinggi. Kurangi masakan bersantan. Selain nggak sehat, pasti nggak mau BB jadi bertambah, kan.. ^^ *ntar lebaran bajunya jadi nggak muat lho..
Hm, tenyata ya, keberhasilan dalam menjalani puasa yang baik bisa ditandai dengan berat badan yang menjadi ideal, profil lipida darah membaik, kadar gula darah stabil, tekanan darah stabil,lebih aktif dan produktif, pemikiran lebih positif dan lebih fokus dan emosional membaik.

(Sepertinya, saya kok salah terus ya? Hahahha. Soalnya, setiap habis puasa Ramadan, yang ada badan tambah lebar. Dengan penjelasan dari Bu Rita, saya jadi ngerti. Ternyata pola makan saya tinggi lemak dan kalori. Oke deh, Ramadan ini  dicoba ya.. )

Menurut survey yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan (Balitbangkes) Kementrian Kesehatan menyebutkan bahwa menu makan saat puasa memang sebaiknya mengikuti prinsip seimbang dan beraneka ragam, yaitu terdiri dari 50% karbohidrat, 25% lemak dan 15% protein dari total kebutuhan energi, vitamin dan mineral sesuai kebutuhan setiap orang. Sedangkan porsi makan sahur yang dianjurkan adalah 1/3 dari kebutuhan kalori sehari dan tidak terlalu kenyang.


Saat berbuka puasa, rasanya susah banget nolak gorengan ya.. mulai dari pisang goreng, tahu isi, risoles, bakwan, pastel, lumpia.. duh banyak banget godaannya. Padahal, kata Bu Rita, ketika berbuka, konsumsi minuman dan makanan dengan manis yang alami seperti jus atau buah yang banyak mengandung air. Jangan teh atau sirup. Karena manisnya akan membuat gula darah cepat naik drastis. Nggak boleh buru-buru makan ini itu juga. Aturlah makanan yang masuk ke tubuh secara bertahap. Malam hari setelah sholat tarawih, boleh lanjutkan makan makanan selingan sebagai pelengkap nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Oh ya, balik lagi ke soal makanan seperti gorengan yang "enak-enak" itu, rasanya dilema ya.. gimana caranya supaya bisa makan gorengan tapi nggak kena dampak buruk kelebihan minyaknya..

Nah, Philips sebagai partner Ibu yang selalu mengerti akan kebutuhan keluarga menghadirkan berbagai peralatan dapur inovatif sebagai solusi untuk meringankan tugas Ibu.  Apalagi untuk yang bekerja di luar rumah. Pastinya butuh peralatan yang praktis. Memasak cepat, sehat dan hemat waktu.


Demo Masak Praktis dengan Philips





Acara hari itu nggak cuma talkshow aja lho. Ada demo memasak masakan yang praktis yang bisa dicoba di rumah. Senangnya lagi, setiap undangan yang hadir ikut terlibat dengan kelompoknya masing-masing. Setiap meja sudah disediakan bahan-bahan dan peralatan lengkap. Ada blender dan Airfryer yang canggihnya bikin saya pengen banget punya.. *ngileer!
Saya dan dua orang teman blogger kebetulan satu kelompok dengan teman-teman dari media. Praktek masak ini seru banget karena kami harus mengikuti setiap langkah pembuatannya sesuai instruksi.
Ini dia resep masakannya :

Bola-Bola Ayam Sayur


Bahan :
150 gram dada ayam cincang
1 buah wortel potong dadu, rebus setengah matang
Garam secukupnya
Merica bubuk secukupnya
Bawang Goreng secukupnya
100 gram tepung terigu
1 butir telur ayam
150 gram tepung roti

Cara Membuat :

1 Masukkan ayam cincang ke dalam wadah, tambahkan potongan wortel, gula, garam dan merica, aduk hingga rata.
2. Bentuk adonan menjadi bulat menyerupai bola.
3. Masukkan bola-bola ayam ke dalam tepung terigu kering.
4. Lumuri bola-bola dengan telur yang telah dikocok.
5.Balut bola-bola ayam dengan tepung roti
6. Goreng bola-boa ayam dengan menggunakan Philips Airfryer, masak selama 15 menit dengan suhu 200 derajat celcius, bolak-balik bola-bola pada saat masak agar matang merata.
7. Bola-bola siap disajikan.




Memasak dengan Airfryer itu ternyata gampang banget. Udah gitu hasil gorengannya gak mengandung minyak. Cocok banget untuk yang menginginkan gaya hidup sehat. Rasa masakannya enak. Cepat dan matang sampai ke dalam. Karena rasanya enak, bola-bola ayam yang baru aja dipindah ke piring, langsung dicomot. Tuh, tinggal dua buat difoto.. ^^

Untuk minuman, hari itu kami membuat Energizer Juice. Minuman ini bermanfaat untuk mengganti cairan dan elektrolit serta menaikkan kadar glukosa darah. Yuk, intip dulu bahan-bahannya :


Energizer Juice

Bahan :

2 potong Melon
1/2 buah Mangga Manalagi
1 buah jeruk pontianak, peras, ambil airnya
Es batu 4 kotak

Cara Membuat :

1. Campurkan seluruh bahan dalam blender
2. Blender selama 30 detik
3. Siap disajikan.




Energizer Juice ini rasanya segar. Enak banget kalau diminum pas buka puasa. Bikinnya juga cepat. Blender Philips melumat buah dan es batu jadi satu.


Oh ya, selain talkshow, demo masak, masih ada acara games, siapa yang bisa membuat jus paling cepat dan juga penarikan undian doorprize. Hadiahnya? Huhuuhuu.. tentu saja hadiah menarik dari Philips. *males nyebutinnya, bikin sirik..hahahahaa

Meski belum hoki dapat hadiah, tapi hari itu saya seneng banget. Tips makanan sehat dan praktis selama berpuasa pastinya akan saya terapkan.

FYI, puasa hari ke 2 ini, saya sudah bisa menghilangkan teh manis dari menu berbuka. Suami dan anak-anak mengerti ketika saya jelaskan. Bayangkan, setelah bertahun-tahun berbuka dengan teh manis hangat. Sekarang mereka bisa dengan legowo nurut aja kata-kata mamanya. Ya, namanya juga pengen sehat kan ya..  Semoga ini akan berlanjut terus. *Aamiin.





















3 comments:

  1. Pengem bangett punya airfryer, beneran mupeng. Bikin gorengan ngga perlu pakai minyak lagi, hematt. Cepet juga bikinnya jadi ngga perlu nunggu lama.

    ReplyDelete
  2. Jusnya seger bangett.
    aku juga kalo buka dan sahur selalu bikin teh manis

    ReplyDelete
  3. Waaaaaw, produk-produknya Philips emang kece berat dan nggak perlu diragukan lagi kualitasnya ya maaaak

    ReplyDelete

Hai komentar kadang-kadang di moderasi untuk menghindari komentar spam ^^
Terima kasih sudah berkunjung ya.. :)