Pages

15 March 2017

KYUTI, Si KUCING KECIL KESAYANGAN



Beberapa bulan lalu, ada seekor kucing kecil terlantar yang suka sembunyi di lemari tempat penyimpanan perkakas di samping rumah. Kadang-kadang keluar dari persembunyiannya, tapi kalau sadar ada yang melihat, dengan cepat dia buru-buru masuk lagi. Tadinya ada tiga ekor. Tapi kakak-kakaknya mati ketabrak mobil yang mau parkir di depan rumah.

Mungkin karena tinggal sendiri dan mulai sering ditinggalkan induknya, si anak kucing ini mulai berani meninggalkan tempat persembunyiannya. Mulai bisa manjat ke atas pohon. Lari-larian di halaman mengejar ayam.

Suatu pagi, saat si adek (anak saya yang laki-laki) bersiap berangkat sekolah, tiba-tiba kucing kecil itu melompat-lompat di kakinya. Menarik ujung celananya dan berlari-lari mengitari halaman rumah. Kayak ngajak main gitu. Tapi karena buru-buru mau berangkat sekolah, si kucing nggak sempat diajak main. Kejadian itu berlangsung terus setiap pagi. Sampai akhirnya setiap hari, pemandangan seperti itu jadi semacam rutinitas. Kalau pulang sekolah, si kucing seperti menunggu. Langsung menghampiri si adek dan mengelus-eluskan badannya ke kaki. Kadang, tiduran di depan pintu dengan ekor yang digoyang-goyangkan.


Saya lupa kapan tepatnya si kucing kecil ini mulai masuk rumah. Tiba-tiba aja sejak pagi hari itu seperti sudah ada kedekatan. Mungkin juga sejak pertama kali dibelikan makanan untuknya. Makanannya berbentuk ikan. Saya lupa mereknya. Belinya juga ukuran yang setengah kilo. Lahap banget kalau lihat dia makan.

Meski makan dan main di rumah, kalau malam, kucing yang dinamakan KYUTi ini, tidurnya di teras. di sebelah kotak sepatu. Kalau buka pintu pagi hari, dia langsung mengeong. Lucu sih. Dan Kyuti ini memang unik. Sukanya main plastik kantong kresek. Kalau dapat plastik yang berukuran besar, dia langsung heboh. Lompat dan masuk ke dalam plastiknya dan sembunyi di sana. Jangan coba-coba mendekat ke plastik. Bisa-bisa diterkam sama dia. Tapi gak terkam dalam arti sesungguhnya sih. Lebih ke gemes-gemes manja gitu..

membajak buku pelajaran.. 

Kyuti membuat anak laki,-laki saya sayang banget sama dia. Soal kasih makan dan minum, semua dia yang ngurus. Bahkan kalau makanannya habis, dia memelas minta tolong dibelikan makanan.  Kyuti juga jadi lengket banget sama dia. Kalau dipanggil langsung datang. Kalau lagi belajar malah kadang bikin kesel. Bukunya dibajak, dijadikan alas tidurnya. Padahal dia tuh nggak tidur. ekornya aja goyang-goyang. Tapi kalau bukunya diambil, marah-marah dan pura-pura mau nyakar. Modus minta diajak main.. ^^



Hm, hadirnya KYUTi memang membuat semarak suasana rumah. Sekarang dia udah gendut dan udah kayak kucing ABG. Si adek jadi bisa bertanggung jawab dengan binatang kesayangannya ini. Satu hal yang agak bikin deg-degan, karena KYUTi adalah kucing betina, jadi mungkin suatu hari nanti dia akan beranak-pinak. Entah bagaimana nanti kalau dia hamil dan siap untuk melahirkan anak-anaknya. Kalau kami membahas soal kerepotan kalau tiba saatnya nanti KYUTi punya anak, si adek buru-buru belain dia.

"Ya, bagus.. kalau dia punya anak. Makin banyak kucing kita.. "

Huhuuu.. andai semudah itu ya. Tapi, don't worry be happy laah. Jalani aja dulu. KYUTi masih ABG ini. Puas-puasin main dulu ya Kyut.. ^^

3 comments:

  1. Deeeek, kamu cakep banget siiih. Kucingnya pasti bahagia kamu rawat

    ReplyDelete
  2. Jadi teringat kucing saya di rumah mba..tulisan menarik..bisa mampir dan evaluasi tulisan saya ini mba makasi http://charlesemanueld.blogspot.co.id/2017/03/luna-karib-beraksi-menjadi-lebih-berarti.html

    ReplyDelete
  3. sejak kecil di rumah selalu ada kucing liar yg akhirnya jd kesayangan juga.. skrg masih punya balita blm berani melihara kucing, masih ribet ngurusinnya :D

    ReplyDelete

Hai komentar kadang-kadang di moderasi untuk menghindari komentar spam ^^
Terima kasih sudah berkunjung ya.. :)