Pages

05 March 2012

Kunjungan kesorean

Kemarin, sepulang berkunjung dari rumah kerabat, anak-anak minta diajak mampir ke Monumen Pancasila Sakti. Mereka memang belum pernah diajak. Soalnya, dulu aku pernah ke sana, dan ngerasain suasana yang agak mistis   (*halaaah). Makanya anak-anak nggak pernah diajak ke sana. Tapi, karena jalannya satu arah, permintaan mereka dipenuhi juga. Padahal sampe di sana udah sore banget. Sepi.


Jadi ingat pengalaman pertamaku dulu, aku selalu merasa  bulu romaku berdiri.Entah kenapa, mungkin karena cahaya lampu yang tidak begitu terang membuat aku takut. hehe, cemen ya? Tapi begitulah adanya. Aku memang nggak berani mengulang lagi kisah-kisah lama jaman PKI dulu. Mungkin karena dulu, tiap tahun disuguhi tontonan yang menurutku cukup serem untuk anak sd yang masih imut. Akhirnya karena takut, setiap tahun pas tanggal 31 september, aku selalu memilih tidur lebih cepat. Bukan apa-apa, aku suka kebayang adegan demi adegan film itu. Apalagi, pas adegan......, waduh nggak usah di cerita'in dah! Takuuuut!


Nah, yang agak melegakan, kemarin itu nyampenya agak kesorean, jadi gedung tempat memajang segala diorama itu udah tutup. ( dalam hati lega...,hahha), jadi anak-anak cuma bisa lihat sekitar area lubang buaya, dan monumen pahlawan kita yang berdiri gagah. Pengunjung  bisa di hitung dengan jari

Sebelum masuk, Tita bergaya dulu

lumayan juga, karena sepi jadi enak buat foto-foto

Tuh kan, udah sore banget!

Ini ruang apa ya? lupa..

Sayang deh, sama adek :)

Meski cuma jalan-jalan di seputaran lubang buaya aja, anak-anak sudah cukup senang. Apalagi melihat bekas dapur umum dan beberapa tempat pertemuan lainnya. Aku sih tutup mata waktu ngelewatin ruang penyiksaan. Hahaha., asli nggak berani.
Ya, yang penting anak-anak senang dan keinginan mereka sudah terpenuhi.
Tapi ada nggak enaknya juga sih. Pas pulang, Tita ngomong..
"Kapan-kapan kita ke sana lagi ya? kan belum masuk gedungnya!" Wew..., aku langsung deg-degan.



2 comments:

  1. saya belum pernah sama sekali ke situ mba...
    sebenernya serem ga sih mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehee, mungkin perasaanku aja, soale suami sama sekali ngga ada serem-seremnya. Aku aja yg takut sama boneka-boneka yang di atur seperti lagi di siksa..,hahaha
      Thanks ya udah mampir :)

      Delete

Hai komentar kadang-kadang di moderasi untuk menghindari komentar spam ^^
Terima kasih sudah berkunjung ya.. :)