Pages

04 November 2016

Festival Quilt & Needle Craft 2016, Pameran Karya Seni Bernilai Tinggi


Saya merasa beruntung sekali bisa menghadiri Quilt & Needle Craft Festival 2016, yang diadakan di SMESCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan pada tanggal 27, 28 dan 29 lalu. Rasanya seperti terjebak dalam sebuah dunia yang penuh dengan karya-karya indah. Karya yang tercipta dari potongan-potongan kain perca. 

What? Kain perca?
Iya betul, kerajinan yang dipamerkan memang karya handmade yang dibuat dari potongan- potongan kain yang disatukan dalam jahitan yang membentuk sebuah pola atau gambar yang indah. Ukuran potongan kainnya nggak terbatas. Sekecil apapun ukurannya,  bisa dibuat jadi karya yang mengagumkan.



Festival Quilt & Needle Craft 2016 ini merupakan acara festival quilt yang pertama kalinya diadakan di Indonesia dan melibatkan quilter dari dalam dan luar negeri. Bayangin deh, gimana kalau hasil karya mereka disatukan dalam satu acara besar. Pastinya bikin yang melihat pada berdecak kagum. Beberapa bisa dilihat di bawah ini..


Sayang banget kamera saya kurang fokus, jadi nggak keliatan jelas setiap detailnya.


keren banget ya..

Khatulistiwa quilt yang merupakan Asosiasi Quilt Indonesia yang menjadi wadah bagi para quilter Indonesia untuk berkembang menjadi UKM perempuan. Khatulistiwa Quilt mempunyai visi untuk mengusung quilt sebagai salah satu pendukung ekonomi kreatif. Misinya pun amat mulia, yaitu menciptakan perempuan mandiri agar mampu mendukung ekonomi keluarga melalui tangan terampilnya.

Sebenarnya kerajinan quilt dan patchwork belum banyak dikenal di Indonesia. Beda banget dengan di negara lain. Quilt  merupakan karya seni yang sangat digemari. Nah, alasan untuk mengenalkan kerajinan quilt lebih luas inilah yang membuat acara Festival Quilt & Needle Craft 2016 terlaksana. Nggak tanggung-tanggung. Acara dilaksanakan selama tiga hari  yang dikemas dengan menarik. Ada Pameran, Seminar, Workshop, Kompetisi, Musik, Fashion Show, Bazaar quilt & needle craft, Lomba Digital media dan lomba foto.

Narasumber dan tamu-tamu undangan pada acara pembukaan

Untuk acara seminar, selama tiga hari itu akan disampaikan materi tentang bisnis yang berbeda. Hari Kamis, 27 Oktober 2016, ada Coach Margetty Herwin yang akan menyampaikan seminar : Tahapan mudah dan efisiensi dalam memulai BISNIS dalam dunia Craft. Hari selanjutnya ada Coach Dicky dengan materi "Start Your INSTAGRAM for Busines. Dan hari terakhir ada  Coach Dhonni A.F- ASEPHI dengan materi Seminar : Kunci Dasar Sebuah Bisnis Handycraft. Dengan tiga topik seminar yang bagus, tentunya akan menambah pengetahuan baik peserta pameran ataupun pengunjung.

Seminar bersama Coach Getty pada hari pertama

Sedangkan acara workshop, ada Workshop Sulam dari Rumah Puteri, Student Session Workshop 60 Kit Rajut dan Sharing Quilt. Selesai ikutan workshop kita bisa keliling lagi untuk melihat pameran dan mampir ke booth-booth quilting, rajut dan sulam atau membeli peralatan untuk membuat quilt atau rajutan. Beberapa booth memberikan diskon yang oke punya. Nggak heran, booth-booth yang menyediakan peralatan untuk pencinta quilt dan craft menjadi incaran pengunjung.




INTIP YANG INI DULU YUK.. 



Hasil karya kerajinan yang ada di acara Festival Quilt & Needle Craft kemaren, nggak terbatas pada bed cover, hanging wall aja lho, tapi ada berbagai kerajinan berupa tas, boneka lucu, dompet dan pajangan. 

Boneka dan kotak bentuk rumah yang serbaguna

kotak serbaguna


Ada juga quilter dari Jepang yang mendapat banyak kunjungan lho.. Asyik banget ngeliatin proses menjahitnya. Sekalian bisa cari tau gimana cara bikinnya :)


Kalau ini, ukuran potongan kainnya kecil banget. Kalau nggak salah hanya 1x1cm. Keren ya..



Gambar-gambar yang bercerita..










Melihat hasil karya yang ada di Festival Quilt & Needle Art 2016 ini memang memanjakan mata. Rasanya saya nggak puas-puas meneliti setiap detailnya. Mengagumi dan membayangkan proses pembuatannya yang memang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Mulai dari menentukan gambar, menyesuaikan warna kain dan kerapian pada saat pengerjaan agar hasilnya memuaskan. Karena prosesnya yang agak rumit inilah, kerajinan quilt bukan hanya disebut sebagai produk, tapi sebuah karya seni yang bernilai tinggi. Membuatnya harus penuh dengan rasa cinta. Wajar kalau harga jualnya mahal. Contohnya saja, harga satu buah bed cover bisa mencapai jutaan rupiah. Jadi, bisa banget  untuk dijadikan sebagai sandaran ekonomi untuk mendukung perekonomian keluarga.

Nggak hanya quilt, begitu juga dengan kerajinan lain seperti sulam dan rajut. Penting banget untuk menanamkan kecintaan akan kekayaan kreatifitas  kepada generasi muda agar mau mendalami semua kerajinan tangan ini, agar tak tak punah ditelan waktu dan terus berkembang tidak hanya sebatas UKM, tapi bisa menguasai pasar kerajinan dunia. Nggak ada yang nggak mungkin kan? Yuk, Semangaaat!














   












6 comments:

  1. Mbak Waya, kerajinan tangan ini pasti membutuhkan ketelitian dan jiwa seni ya, hm...jadi kepingin kekepin satu ;)

    ReplyDelete
  2. Aw quilt ini menggoda sekali, cakep bangeeet :)

    ReplyDelete
  3. aq liatnya gemes mba waya pengen semuanyaa, knp ya aq ga telaten jaitnya hihi

    ReplyDelete
  4. Aku sempat kepikiran kalau quilt itu karpet :-D ternyata untuk bad cover. Untung kemarin dijelasin

    ReplyDelete
  5. Kerajinan seperti ini memang luar biasa. Indah dan mengagumkan
    Sudah sepantasnya lebih dihargai

    ReplyDelete
  6. Quiltnya cakep bangeeeeet.. Di sini juga banyaaak yg kereeen mbaa

    ReplyDelete

Hai komentar kadang-kadang di moderasi untuk menghindari komentar spam ^^
Terima kasih sudah berkunjung ya.. :)