Pages

29 February 2012

From Kakak With Love

Beberapa hari yang lalu, aku terserang demam, yang membuat badan rasanya drop. Tak bisa beraktivitas seperti biasanya. Tapi badan yang lemah mendadak bersemangat setelah mendapat kejutan dari cheft cilik di rumah kami. 
Cheft cantik bernama Tita. Tangan mungilnya sudah bersusah payah membuat sarapan untuk aku yang terbaring di tempat tidur. Omelet dan jus jeruk. Katanya,
 "supaya flu mama cepat sembuh"..
Duh..., rasanya ada sesuatu yang mengalir dari sudut mata ini. Terharu. 
Segera ku habiskan semua hidangan buatannya pagi itu, berharap secepatnya pulih kembali.
Rasanya semua cinta yang ia alirkan, langsung merasuk ke dalam aliran darahku... dan membangkitkan semangat baru. Terimakasih sayang..., cinta mama selalu :)


Jus Jeruk Penuh Cinta


From kakak with love



23 February 2012

Ngeblog Itu Membangunkan Potensi Yang Tertidur





Hmm, begitulah.., sampai suatu hari ada ponakan yang menginap di rumah, yang melihat aku sedang asyik ngintip-ngintip blog orang. Akhirnya dia menawarkan untuk membuatkan aku blog. Wuih, senangnya seperti anak kecil baru di kasih mainan. Tiap hari ngutak- atik blog. Eh, tapi selanjutnya malah bingung mau nulis apa.


Akhirnya pada suatu malam, tangan ini menyentuh keyboard. Seperti air yang mengalir, tanganku mengetik tanpa henti. Seperti tak bisa ku tahan, seperti mengeluarkan sesuatu dari isi kepala, kalimat demi kalimat terus terangkai sampai  tulisan itu selesai. Setelah ku baca ulang, rasanya seperti tak percaya. Tulisan yang ku buat itu adalah tulisan cerpen pertama dalam hidupku. Meskipun aku tahu tulisan itu tidaklah sempurna, tapi untuk emak-emak seperti aku yang tak pernah menulis cerita, itu adalah sesuatu yang membuat aku merasa bahagia. Bahagia menemukan sisi lain dari diriku yang tak sengaja keluar karena blog.

Aku sangat bersemangat. Siapa sangka setiap hari aku bisa menulis satu cerita pendek. Tak pernah terpikirkan juga untuk mengirimkannya ke media. Selain karena aku sadar kemampuan menulisku belum apa-apa, aku juga ingin menikmati saat-saat menulis itu sebagai terapi untuk melemaskan badan yang lelah setelah berjibaku dengan tugas rumah tangga.

Kini, hampir setahun sudah aku bahagia dengan blog ini. Selain ngeblog dapat membuat aku bisa menuliskan tentang keseharian anak-anakku tercinta. Secara tak sengaja pula  aku menemukan blog para penulis hebat. Yang membuat potensi diriku semakin berteriak ingin keluar. Semakin hari aku semakin bermimpi untuk jadi penulis. Semakin ingin berkarya. Bukan hanya  ilmu yang ku dapat dari mereka, tapi juga semangat juang , mental baja, juga ketulusan dan persahabatan yang menyenangkan.

 Hmm..., seandainya saat ini aku tak punya blog. Mungkin aku tak pernah tahu ada sesuatu yang tertidur di dalam diriku... , sesuatu yang bernama potensi!

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Kontes “Ngeblog di Mata Perempuan” yang diselenggarakan oleh EmakBlogger

13 February 2012

Gara-gara Junior Cheft

Ada yang berubah!
Ya, sejak anak perempuanku Tita sering nonton Junior Cheft Australia, keinginannya untuk jadi cheft semakin menjadi-jadi. Setiap sore tiba, dia selalu mikir mau masak apa buat makan malam. (mengalahkan aku, emaknya ! :) Meskipun menu buat makan malam sudah ada, tapi dia selalu berniat bikin sesuatu.
Majalah-majalah masakan di baca-baca lagi. Peralatan masak dia cek ulang. Bumbu dapur juga di tulis kalo ada yang kurang.
Seperti kemarin waktu aku berencana mau belanja, dia udah wanti-wanti:
"Ma, jangan lupa nanti beli kecap ikan , jeruk lemon, saos  tomat ya!"
"Terus, mama beli aja apa yang enak untuk di masak!" tambahnya lagi.
Hehee...,kata-katanya itu bikin aku senyum-senyum. Memang dulu dia sempat ikut eskul Cookery di sekolah. Dan itu membuat ia selalu pede berada di dapur. Aku cuma selalu mengingatkan supaya berhati-hati sama yang namanya pisau dan kompor.
Dulu, dia sempat maksa  bantu aku goreng kerupuk, karena baru pertama dan kurang hati-hati, tangannya kecipratan minyak. Kejadian itu membuat ia trauma, dan sempat beberapa minggu nggak nengok dapur. Tapi lama-lama jadi kangen juga. Terciptalah beberapa resep omelet yang di garnish cantik jelita. Beberapa hari kemudian praktek bikin minuman lemon tea plus jahe. Trus, ayam bakar, bolu kukus dan roti burger. Semuanya terhidang dengan manis. Sepertinya, hatinya ikut bicara dalam setiap hidangan buatannya. :)
Tapi kemarin siang, aku kaget dan hampir marah.
Maksudnya dia sih mau bikin kejutan. Tanpa setahu aku, dia bikin puding. Dan memakai panci yang cukup besar untuk di angkat sama anak sebesar dia. Pas aku ke dapur, dia lagi ngangkat panci itu dengan kedua tangan sampe setinggi dada, maksudnya mau di tuangin ke cetakan yang udah dia siapkan. Tapi adonan pudingnya terlalu panas dan bikin mukanya jadi kena uap. Terang aja, aku yang baru masuk dapur langsung ngambil langkah seribu, sibuk nyari lap buat gantiin lap dia yang kekecilan. Ya Allah, entah apa jadinya kalo aku telat datang. Segera ku amankan benda-benda yang membuat dia nyaris celaka. Sambil sedikit ngomel, ku angkat cetakan berbentuk hati itu pelan-pelan. Sementara petuah-petuah terus saja mengalir. 
Dia berdiri dengan wajah pucat dan mengelus dada. 
"Ma, sebenarnya tadi itu, kakak bisa ngangkatnya! cuma gara-gara mama datang, jadinya kakak kaget!" katanya menjelaskan.
"Mama tuh harusnya percaya aja.." katanya lagi.
Huuuh, hatiku yang masih dag dig dug campur aduk,apa tadi aku yang terlalu panik?! lalu, aku berusaha tampil setenang mungkin, meskipun tadi sudah mengomel. Pelan-pelan aku jelaskan, bahaya yang mungkin saja bisa terjadi. (Aku nggak mau juga kalo dia sampe trauma, atau nantinya malah nggak mau nengok dapur)
 Akhirnya dia mengerti, dan berjanji nggak akan mengulangi lagi, sampai nanti badannya sudah cukup besar dan bisa melakukannya sendiri. Dia berjanji akan selalu minta tolong padaku.
Hmm...,lega rasanya. Tapi dalam hati aku berjanji untuk tetap waspada, jangan sampai ini terjadi lagi.
Sore hari, puding buatannya sudah jadi. Katanya nggak pakai banyak hiasan, karena masih deg-degan sama peristiwa sebelumnya. Jadi Puding jeruk lapis Nutrijel itu cuma di kasih buah cerry di atasnya. Dengan semangat dia membagi-bagikan sambil berkata"
"Ayo, silahkan di makan, puding jeruk buatan cheft Tita!"
"Ayo, ayo di coba...,jangan lupa di tulis nilainya berapa ya, soalnya ini masakan Junior Cheft" katanya bangga.
Hmm...,aku tersenyum, dalam hati bersyukur pada Allah,karena tidak terjadi apa-apa padanya.


(Ini dia puding jeruk lapis Nutrijel yang hampir membahayakan anakku...)
Dalam sekejap si cerry berpindah tangan :)

dan puding ini langsung masuk perut.Glek-glek.. :)







09 February 2012

Pagi yang sempurna

Wah, pagi ini matahari bersinar cerah sekali, beda dengan hari-hari kemarin yang selalu hujan, hujan dan hujan. Kehangatan sinarnya membuat hati ini jadi bersemangat. Aku bahkan sudah menyelesaikan tugas-tugasku. Hm, memandang jemuran yang menari-nari di tiup angin aja senangnya bukan main.( dasar ibu-ibu :)
 Ini benar-benar pagi yang sempurna! 
Hm, pagi  ini  aku nyetel lagunya mocca berulang kali. Setelah beberapa hari kemarin terus-terusan nikmatin KLa Project dan beberapa lagu lainnya yang jadul.Uuuh, ada apa denganku? Hm, aku kangen! Suwer deh, rasanya nikmat mencoba mundur beberapa saat, seperti menembus ruang waktu, dan berasa muda kembali! (Hihii,emang udah tua, gitu?) Pokoknya nikmat banget deh rasanya terbawa semangat muda. Rasanya seperti mainan yang baru ganti batre! atau seperti jiwa lama yang terbarukan!(lebay) 
Hm, semangatku memang sempat turun. Jadi, mundur selangkah bisa membuat kita maju beberapa langkah ya? dan aku tak menyangka semangat itu  kudapatkan dengan hanya mendengar apa yang pernah ku dengar beberapa tahun yang lalu. Ketika aku menjalani hari mudaku dengan penuh semangat. :)
Yap, semangat itu sudah tergenggam lagi. Siap menjalani hari-hari sempurna berikutnya.







06 February 2012

Mau belajar dan tetap semangat

Ups,udah masuk bulan februari aja! Cepat sekali ya?


Hmm..,akhir januari lalu, aku ikut pelatihan menulis bacaan anak. Banyak sekali pelajaran yang aku dapatkan dari pelatihan itu. Ternyata menulis cerita anak nggak semudah yang aku bayangkan,banyak sekali kesalahan yang aku lakukan. Dan, buat aku yang sama sekali nggak tau cara nulis, rasanya seperti menemukan dunia baru yang mengasyikkan. Sangat membuka wawasan.
Hm, kalo liat cerpen-cerpen yang pernah aku buat di blog ini, rasanya aku mau sembunyi..,hihiiii. Malu! Aku malu tuh, sama tanda baca dan susunan kalimat yang "semau gue" andaikan di dunia blog ini ada polisi tanda baca,mungkin aku udah ketangkep kali!. Hehee,tapi nggak apa-apa, yang penting aku mau belajar,kalo nggak ada kesalahan ya nggak belajar dong.Ya, bersyukur aja dengan semua yang udah aku buat, untuk selanjutnya harus bisa lebih baik lagi. :)

Hm.., baiklah. Aku akan terus belajar,bekerja keras untuk sesuatu yang ingin ku gapai,aku percaya, tak ada kata terlambat untuk memulai. 
Semangatttt!