04 September 2016

YUK, SIAPKAN PENDIDIKAN ANAK MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL



Mendidik anak di jaman sekarang, beda banget dengan jaman kita-kita kecil dulu. Eh, kok kita? Saya aja kali! Soalnya jaman kecil dulu, nggak ada yang namanya dunia digital. Dunia anak hanya dihabiskan dengan bermain, berteman dan mengeksplor alam untuk memuaskan rasa ingin tau.
Kalau sekarang, era digital menyerbu. Berbagai dampak muncul dan orang tua dituntut untuk bisa mempersiapkan anak untuk menghadapi kecanggihan jaman dengan mental yang baik. Caranya, dengan memupuk kecerdasan majemuk yang ada pada anak. Dengan kecerdasan yang terarah, anak akan siap menghadapi dunianya di masa depan.

Itulah sebabnya mengapa saya sangat antusias sekali ketika KEB, Kumpulan Emak Blogger, mengadakan Talk Show, Minggu tanggal 28 Agustus lalu, dengan topik "Persiapan Pendidikan Anak Menghadapi Persaingan Global". Narasumbernya Psikolog Elizabeth T. Santosa, dan bapak T. Guntur Priyonggodo, Kepala Cabang Jiwasraya, dan founder KEB Mira Sahid yang akan berbagi pengalamannya dalam mendidik anak.

MULTIPLE INTELIGENCES (KECERDASAN MAJEMUK)




Multiple Inteligences atau kecerdasan majemuk, adalah beragam kecerdasan yang dimiliki oleh setiap orang. Pada dasarnya setiap anak itu cerdas. Hanya saja, dengan berjalannya waktu, kecerdasan yang dimiliki bisa
berbeda-beda tergantung dari stimulasi yang diberikan orang tua untuk meningkatkannya. Kata Mba' Lizzy, penting sekali bagi orang tua untuk tau apa saja kecerdasan-kecerdasan itu.


1. KECERDASAN LINGUISTIK

Yaitu kemampuan menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan. Kecerdasan ini dimiliki oleh Pembaca berita, Pendongeng, Pembicara, Orator, Editor, Wartawan, Aktor dan Aktris. Kalau si kecil memiliki kemampuan berbahasa yang baik, berarti dia memiliki kecerdasan linguistik. 
Untuk meningkatkan  kemampuannya, orang tua dapat mengajak anak untuk membaca, menulis, melakukan percakapan dan belajar mendengarkan.


2. KECERDASAN MATEMATIS - LOGIS

Kecerdasan ini adalah kemampuan untuk mengolah angka dan menggunakan logika atau akal sehat dengan baik. Kecerdasan ini dimiliki oleh : Pengolah data, Insinyur, Ahli matematika, Ahli statistik, Peneliti, Ahli logika, Programmer, dsb.
Orang tua dapat melatih kemampuan anak dengan memecahkan persoalan, menganalisa, bermain logika dan berlatih angka-angka.


3. KECERDASAN SPASIAL

Kemampuan untuk mempersespsi dunia, spasial - visual secara akurat. Kecerdasan ini dimiliki oleh Perancang, Pilot, Arsitek, Penemu, Ahli bedah, Pemandu, Pelukis atau Seniman.
Kecerdasan spasial dapat ditingkatkan dengan memberikan anak permainan seperti lego atau play dough, menggambar, desain atau seni kreatif.



4. KECERDASAN KINESTETIK - JASMANI

Yaitu kemampuan untuk menggunakan seluruh tubuh untuk mengeksplorasikan ide dan perasaan. Kecerdasan ini dapat dilihat pada seorang Penari, Pengukir, Ahli bedah, Penata, Atlet, Mekanik, Aktor dsb.
Orang tua dapat melatih dan mengarahkan anak agar kemampuannya semakin baik dengan mendukung aktifitasnya dalam berolahraga, menari atau bermain teater.


5. KECERDASAN MUSIKAL

Yaitu kemampuan untuk menangani berbagai bentuk musik dengan cara mempersepsi, membedakan, mengubah, dan mengekspresikan. Kecerdasan ini bisa dilihat dari para Penikmat Musik, Kritikus Musik, Komposer, Komponis, Penyanyi, Produser.
Kecerdasan musikal termasuk kecerdasan yang banyak dimiliki. Soalnya, hampir semua anak suka bernyanyi. Tidak terlalu sulit bagi orang tua untuk mengasahnya. Anak bisa dikenalkan dengan berbagai irama musik, instrument, suara dan nyanyian.


6. KECERDASAN INTERPERSONAL

Yaitu kemampuan memersepsi dan membedakan suasana hati, maksud, motivasi, serta, perasaan orang lain. Kecerdasan ini dapat dilihat dari orang dengan profesi : Public Relation, Negosiator, Marketing, Entertainer, Pekerja Sosial, Conselor dll.
Kecerdasan Interpersonal akan semakin baik bila orang tua mendukung anak dengan mengasah rasa empaty, kerjasama dan belajar kepemimpinan.


7. KECERDASAN INTRAPERSONAL

Kecerdasan ini adalah kemampuan untuk memahami diri sendiri dan bertindak berdasarkan pemahaman tersebut. Kecerdasan ini ada pada : Filsuf, Peneliti, Psikolog, Perenung, Penulis dll.
Orang tua dapat mendukung anak untuk konsentrasi, fokus dan mengenali dirinya sendiri.

8. KECERDASAN NATURALIS

Yaitu keahlian untuk mengenali dan mengategorikan spesies,  flora dan fauna di lingkungan sekitar. Kecerdasan ini ada pada Ahli biologi, Aktivis lingkungan hidup, Dokter hewan, Holtikulturis.
Orang tua dapat meningkatkan kemampuan anak dengan kecerdasan naturalis, dengan melakukan hal-hal seperti mendekatkan anak dengan alam. Bisa dengan lebih sering mengunjungi kebun binatang, gunung atau pantai.


Kecerdasan majemuk setiap anak memang berbeda. Ada beberapa yang menonjol ada yang biasa-biasa saja. Tapi, dengan mengetahui berbagai kecerdasan majemuk ini, orang tua dapat lebih fokus untuk mendukung dan mengarahkan bakat anak dengan lebih baik. Karena bakat hanya akan berkembang bila diarahkan. Dengan kecerdasan yang terarah, tentunya akan mudah bagi orang tua untuk mempersiapkan anak menghadapi dunia di masa depannya kelak. 


MERENCANAKAN PENDIDIKAN ANAK BERSAMA JIWASRAYA



Bapak T. Guntur Priyonggodo

Mempersiapkan masa depan anak, tentu saja nggak bisa lepas dari persiapan dana untuk pendidikannya. Makin ke depan, biaya sekolah akan semakin tinggi. Seperti kata pak Guntur, Kepala Cabang Jiwasraya, hasil riset yang dilakukan oleh Zapfin Research Division mengatakan rata-rata kenaikan biaya pendidikan di Indonesia mengalami peningkatan sebanyak 15% per tahun. Kalau angka ini terus naik, kira-kira berapa ya, biaya kuliah anak di tahun-tahun mendatang?
Huhuhuuu... pusing pala saya!

Tapi, selalu ada cara untuk mengantisipasi datangnya hal-hal sulit. Sama halnya dengan pepatah "Sedia payung sebelum hujan". Dengan merencanakan biaya pendidikan lebih awal, pikiran kita jadi nggak terlalu terbebani dengan angka-angka yang bila dihitung terasa fantastis.

Jiwasraya memiliki berbagai produk asuransi, diantaranya produk asuransi pendidikan anak. Dengan membayar premi 500 ribu / bulan, biaya pendidikan anak kelak akan dapat teratasi.

Manfaat produk :

-  Perencanaan keuangan Beasiswa yang fleksibel, mudah memilih manfaat sesuai dengan keinginan dan kemampuan.
-  Premi gratis setiap jatuh tempo.
- Manfaat dan jenjang pendidikan dapat diambil 6 bulan sebelum ulang tahun polis sehingga memungkinkan dapat digunakan pada saat dibutuhkan.
-  Dapat mengatasi penurunan nilai uang, karena manfaat naik 5% setiap tahun secara majemuk.

Produk asuransi yang bermanfaat adalah sesuatu yang sangat fleksibel dan dapat membantu para orang tua dalam perencanaan finansial sesuai dengan kemampuan, kebutuhan dan keinginannya.

Mempersiapkan pendidikan anak memang harus dengan perencanaan yang matang ya. Paling tidak, harus memiliki arah yang jelas. Mengetahui bakat dan kelebihan anak pun, sudah semestinya jadi PR orang tua. PR  untuk terus menggali minat dan bakat anak agar nggak salah nantinya. Apapun jalan yang dipilihnya kelak, yang penting anak bahagia karena kita sudah memberikan yang terbaik.

Acara diakhiri dengan pemberian plakat dari KEB kepada narasumber. Banyak ilmu yang saya dapatkan hari itu. Materi yang bagus plus hadiah voucher belanja yang bikin hati jadi bahagia.




Kelar pemberian plakat, semua peserta foto bersama. Dresscode oranye dan biru bener-bener bikin wajah dan senyum jadi ceria yaa..

KEEP SMILE...... :)





22 comments:

  1. sebagai orang tua harus mendampingi anak dan kita juga harus membantu anak kita menemukan bakatnya, PR banget ini ya mak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mariana, PR kita banyak.. Harus semangat terus nih :)

      Delete
    2. Kalo gak ada PR malah hidup berasa flat aja ya mak... datar gitu.. semangat mak

      Delete
  2. Bagus infonya, aku baru tau nih 8 kecerdasan majemuk anak. Jadi tau anak aku bakatnya kemana :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, gara-gara ini aku jadi berusaha menggali lebih dalam lagi apa aja minat anak-anakku dan mikirin cara meningkatkan kemampuannya. Pokoknya materi kemaren itu berguna banget ya.. :)

      Delete
  3. Orangtua itu emang mesti ngeh ya bakat anaknya dimana, biar bisa lebih mudah diarahkan ya maaak. Hehe. Makasi sharingnya mak Wayaaa :D

    ReplyDelete
  4. iya mbak, dunia kita, benerrrrr..wkwkwk, jadi perlu usaha ekstra skrg, anak dibesarkan dgn jamannya yah:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihiii... ada temennya akuu ;D
      Emang bener, perlu usaha ekstra keras sesuai dengan jamannya..
      Makasih udah mampir ya mbak :)

      Delete
  5. saya juga ngerasain perbedaannya mak, anak-anak sekarang lebih kritis dan melek teknologi banget :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi iya ya.. udah gitu tugas sekolah juga menuntut untuk anak nyari sumber lewat internet. Kan susah kalau emaknya gaptek ;D

      Delete
  6. gimana dengan dirimu, termasuk kecerdasan yg mana ? kemarin miss lizzie sempet ngajak emak2 identifikasi diri sendiri yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kayaknya aku ada beberapa. Dan itu menurun sama anak juga ternyata :)

      Delete
  7. Jiwasraya memang mengerti kebutuhan masyarakat Indonesia & pendidikan anak. Salut...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah ya, ada yang mengerti. Jadi tanggung jawab ortu sedikit terbantu :)

      Delete
    2. Iya, senang ya, kalau ada yang mengerti kita. Makasih udah mampir ya :)

      Delete
  8. loh bisa diambil 6 bulan sebelumnya ya mak... wah bisa prepared bayaran sekolah anak lebih awal ya kalo gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nahh, sama pikiran kita..hahaha

      Delete
  9. Bener ya mak, buat pendidikan anak harus punya arah yang bener. Well noted.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, kalau salah arah bisa bahaya mak ;D

      Delete
  10. Bener mak setuju sama kalimat :produk asuransi yang bermanfaat adalah produk yang dapat membantu orangtua merencanakan keuangan sesuai dengan kemampuannya.Jadi tidak mengganggu siklus keuangan rumah tangga xixixixi. sukses terus ya mak

    ReplyDelete
  11. Sekarang enak ya, emak2 punya banyak bahan pertimbangan untuk pendidikan anak.

    ReplyDelete
  12. penting banget nih soal persiapan anak, apalagi aku ada tiga, kalo gak ada persiapan gak kebayang gimana jadinya ntar. makasih infonya mba wayaa...

    ReplyDelete

Hai komentar kadang-kadang di moderasi untuk menghindari komentar spam ^^
Terima kasih sudah berkunjung ya.. :)