18 October 2018

PROTEKSI DIRI DARI PENYAKIT KRITIS DENGAN PRIMA DARI BCA DAN AIA




Padatnya aktivitas sehari-hari, tanpa disadari kadang membuat kita lupa menjaga kesehatan. Lupa untuk istirahat cukup. Lupa menjaga pola makan. Bahkan lupa untuk berolahraga.

Apalagi bila tekanan kerja meningkat. Waktu terasa begitu cepat. Tuntutan pekerjaan yang terus meningkat dan sulit diatasi, tanpa kita sadar, lama-lama bisa menimbulkan stress.

Baru nyampe rumah, pantang kesulut dikit bawaannya marah-marah. Lalu memicu tensi darah naik.

Stress yang menghantui, pola makan yang nggak dijaga membuat tubuh kita rentan terkena penyakit. Penyakit mudah sekali datang pada orang yang stress dan pada kondisi tubuh yang tidak fit. Mulai dari penyakit ringan, sampai penyakit yang berat atau penyakit tidak menular seperti sakit jantung dan lainnya.

Tapi, kalau kita ngobrolin soal penyakit. Pada kenyataannya, banyak juga menimpa pada orang yang baik-baik saja. Pernah dengar, kan, pengalaman teman atau kerabat yang tadinya seolah tampak sehat, tiba-tiba terserang penyakit kritis seperti penyakit jantung atau stroke?

Kabar ini mengejutkan. Menyadarkan kita kalau Penyakit-penyakit seperti ini, akan selalu mengintai. Tidak bisa diprediksi.

Masalahnya adalah biaya berobatnya nggak bisa dibilang sedikit. Apalagi untuk orang yang nggak punya tabungan, situasinya pasti akan terasa sulit.

Lebih sedih lagi bila ternyata, keluarga ikut menanggung biaya pengobatan. Mau nggak mau pasti jadi dilema juga.

Proteksi Penyakit Kritis Maksima (PRIMA) Persembahan  BCA & ASURANSI AIA



Menyadari bahwa datangnya penyakit memang tidak bisa diprediksi, BCA bekerjasama dengan AIA, meluncurkan PRIMA - Proteksi Penyakit Kritis Maksima, pada tanggal 11 Oktober 2018 lalu, bertempat di Kembang Goela Resto, Jakarta.

Hadir pada hari itu, Direktur BCA Suwigyo Budiman, Direktur BCA Erwan Yuris Ang yang didampingi oleh Senior Executive Vice President Wealth Management BCA Christine Setyabudhi, Executive Vice President Wealth Management Eva Sumampouw, Presiden Direktur AIA Financial Ben Ng, Direktur Distribusi Kemitraan AIA Financial Naresh Krishnan dan Chief Marketing Officer AIA Financial Lim Chet Ming.






PRIMA adalah produk bancassurance, kerjasama BCA dengan perusahaan asuransi AIA yang merupakan produk asuransi tradisional yang memberikan proteksi penyakit kritis seumur hidup yang meliputi tiga resiko, yaitu penyakit kritis, meninggal dan meninggal akibat kecelakaan.

PRIMA memberikan manfaat 100% uang pertanggungan untuk kejadian meninggal, dan 200% uang pertanggungan manfaat meninggal akibat kecelakaan. Sedangkan untuk penyakit kritis minor mendapat pertanggungan sebesar 100%, tindakan bedah angioplasti sebesar 25% pertanggungan dengan jumlah maksimal 250 juta, penyakit kritis minor (opsional) sebesar 25% uang pertanggungan dan manfaat akhir polis sebesar 100% uang pertanggungan.

Dijelaskan juga oleh Chief Marketing Officer AIA Financial Lim Chet Ming, PRIMA memberikan perlindungan terhadap 60 kondisi penyakit kritis major ( termasuk kanker dan serangan jantung) dan tindakan bedah Angioplasti.

Bagaimana dengan masa pembayarannya?

Nah, untuk pembayaran premi nasabah bisa memilih rentang waktu antara 10 atau 20 tahun dengan premi yang terjangkau, mulai dari 300 ribu. Nasabah akan mendapat perlindungan hingga seumur hidup. Premi juga tidak akan berubah sepanjang masa pembayaran. Tetap berdasarkan usia masuknya.

Cara ikutan asuransinya?
Gampang, tinggal datang ke cabang BCA terdekat, dan pilih sendiri mau ikutan yang mana. Yang penting, sesuaikan dengan kebutuhan.



Menjalani hidup sehat, adalah dambaan semua orang. Tapi, sebagai manusia yang tak berdaya, tak ada salahnya kita melakukan proteksi diri untuk mengatasi kondisi yang sama sekali tak bisa diprediksi. PRIMA bisa jadi solusi untuk tenangkan hati.





Selamat menjalani aktivitas dan tetap jaga kesehatan ya teman-teman.. :)






(*Sebagian foto milik Imawan Anshari :)







07 October 2018

Pristine 8+ Sahabat Jalani Gaya Hidup Sehat Seimbang




Akhir-akhir ini saya sering merasa cepat lelah, pusing dan kadang disertai dengan sakit di bagian pinggang. Rasanya nggak enak banget. Cukup mengganggu karena sering membuat rencana yang sudah saya susun jadi terkendala. Padahal, saat ini saya sedang semangat-semangatnya mewujudkan impian.

Coba bayangin deh, sebelum tidur saya membuat list pekerjaan yang akan saya kerjakan esok hari, rencananya sih oke, tapiiii.. kadang hanya beberapa aja yang bisa terlaksana. Penyebabnya? Siang hari tiba-tiba kepala rasanya berat. Di lain hari kadang disertai dengan munculnya sakit pinggang. Uuuh, nggak kuat rasanya kalo dipaksain duduk. Akhirnya rencana menguap karena saya terpaksa tiduran menunggu baikan. Hiks, rasanya sedih banget deh. Jadinya seperti keinginan besar tapi tenaga kurang. Ujung-ujungnya faktor U yang jadi kambing hitam.  Padahal, banyak orang dengan usia yang sama tapi tetap sehat-sehat aja.

Karena sering banget pusing, saya mulai menelusuri kebiasaan saya yang mungkin tanpa saya sadari menjadi penyebabnya. Saya cek lagi, berapa gelas air yang saya minum setiap hari. Saya install lagi aplikasi drink reminder di HP. Ternyata, saya banyak lalainya. Tubuh saya kayaknya sering dehidrasi. Kulit mulai kering dan selama ini saya sadari, saya sering mengabaikan rasa haus yang muncul. Ih, pokoknya enggak banget. Padahal cuaca di Jakarta, panasnya bikin keringat keluar terus.  Udah kurang minum, kurang makan sayur, malamnya sering begadang juga karena terlalu asyik ngerjain pesanan. Duh, hidup saya benar-benar nggak seimbang.

Sadar dengan kebiasaan yang nggak sehat, akhirnya saya memutuskan untuk mulai membenahi gaya hidup yang nggak seimbang. Saya memulainya dengan disiplin memenuhi cairan yang dibutuhkan tubuh. Apalagi untuk saya yang sudah terlanjur merasa nggak nyaman dengan keluhan penyakit. Saya harus memastikan kalau tubuh terhidrasi dengan baik. Jadi, saya pilih air yang cepat diserap oleh tubuh. Saya minum Pristine 8+ yang mengandung mikromolekul yang lebih cepat diserap tubuh. Pristine 8+ adalah air alkalin yang mengandung pH tinggi untuk menjaga tubuh tetap dalam kondisi basa. Bisa untuk detoks juga.  Pokoknya, demi lancar beraktivitas, saya dan Pristine 8+ harus jadi sahabat dekat.




PRISTINE 8+ AGAR TUBUH TETAP FIT


Saat awal mengenal Pristine 8+ sempat timbul pertanyaan juga, kenapa sih, baiknya minum air yang mengandung pH tinggi. pH adalah satuan ukur untuk menunjukkan tingkat asam atau basa dari suatu larutan. Air dengan pH lebih dari 7 yang bersifat alkali sangat baik untuk tubuh.



Ternyata pH rendah dapat disebabkan karena berbagai hal. Bisa karena kandungan Co2 dalam tubuh yang terlalu banyak akibat polusi udara, serta asupan makanan yang kurang tepat. Membuat tubuh mengalami berbagai perubahan. Rambut jadi nggak sehat dan penuaan dini.  Penuaan dini ini, serem banget ya.. hahaha

Nah, pH tinggi dapat menetralkan kembali asam tubuh menjadi seimbang. Membuang racun-racun yang masuk. Dengan pH tubuh yang netral, tubuh akan menjadi rileks, merasa fit dan segar.

Pristine 8+ dibuat dengan teknologi  NIHON TRIM yang merupakan perusahaan produsen mesin ionisasi nomor satu di Jepang. Sehingga kualitasnya sangat baik dan aman untuk dikonsumsi. Aman untuk yang punya sakit mag.

Memang beda sih, setelah rutin minum Pristine 8+ saya merasa lebih bersemangat. Badan rasanya fit. Sakit kepala sudah jauh berkurang. Dan rasa sakit di bagian pinggang menghilang dengan sendirinya.


Selain minum Pristine 8+, saya juga mulai membenahi pola makan dan sedang berusaha keras untuk olahraga. Supaya gaya hidup sehatnya nggak nanggung. Di awal-awal, olahraga ringan aja sih. Peregangan dan jalan kaki seputar komplek. Mudah-mudahan bisa terus ditingkatkan dengan waktu yang lebih lama. Ya, maklumlah, anak-anak sekolahnya pagi, jadi jalannya nggak bisa lama-lama. Kecuali di hari sabtu. Kalau minggu? Hm, minggu udah sibuk sama urusan me time lainnya :)



Btw, Pristine 8+ ini, kemasannya cantik banget ya.. langsing dan mudah dibawa-bawa. Tapi, sebenarnya Pristine 8+ tersedia dalam beberapa ukuran lho. Selain hadir dalam kemasan botol dengan ukuran yang berbeda, tersedia juga ukuran galon untuk konsumsi keluarga. Jadi, nggak ada alasan lagi untuk malas minum.

Menjaga kondisi tubuh agar selalu sehat, sama juga dengan menghargai apa yang sudah Allah SWT berikan kepada kita. Mengubah gaya hidup mungkin nggak selalu mudah. Tapi, nggak mau jugakan, kalau udah sakit baru nyesel belakangan. Yuk lah, semangat. Nggak ada kata terlambat. Mulai sekarang, yuk hidup seimbang.