17 November 2017

CEGAH OBESITAS DENGAN MAKANAN BERGIZI BERSAMA MASAKO



Pixabay.com



Wah, lucunyaa..
Gemesin banget ya!

Reaksi spontan seperti ini pasti udah nggak asing lagi bila bertemu dengan anak-anak bertubuh gemuk dengan pipi chubby, dagu berlipat dan mata menyipit ketika tertawa.

Padahal, anak-anak yang terlihat gemuk dan secara fisik terlihat lucu, seringkali mengalami gangguan kesehatan. Kegemukan atau obesitas yang disebabkan oleh pola makan yang tidak seimbang, bisa menyebabkan penyakit serius. Penyakitnya bukan penyakit menular lho. Tapi penyakit seperti diabetes. Kasihan kan, kalau masih kecil sudah kena diabet. 

Meski penyakit diabet bisa diturunkan oleh orang tua, bukannya gak mungkin anak dengan orang tua yang tidak diabet bisa terhindarkan. Anak bisa menjadi pencetus untuk keturunannya kelak. 
Hiks, serem ya. Jangan sampai anak-anak kita kena diabet.

Fakta ini saya dapatkan ketika mengikuti acara blogger gathering di Dapur Umami, Bincang Gizi Bersama Masako dengan narasumber dokter Rita Ramayulis, DCN, M,Kes dan Chef Yunita, Ibu Early Asria - Brand manager Masako. Bapak Haris Fadillah- PR. Manager Indonesia dan Ibu Yani Herliani, Consumer Food & Seasoning Departemen pada tanggal 8 November 2017 lalu.  Acara dibagi menjadi beberapa sesi. Ada bincang-bincang tentang strategi mengatasi obesitas pada anak, Memasak Lezat dan Sehat bersama Masako lewat cooking demo dan cooking challenge bersama teman-teman blogger.


Bicara tentang obesitas, menurut dokter Rita, saat ini
kasus diabet mengalami pengingkatan. Untuk menanggulanginya, langkah awal yang harus  diubah adalah mindset bahwa anak gemuk selalu menggemaskan.  Anak gemuk itu nggak lucu. Mereka butuh diet supaya terhindar dari penyakit. Anak harus diajak aktif secara fisik.  Apalagi sekarang, anak-anak lebih asik bermain dengan gadget. Makin lama jadi makin malas gerak. PR banget nih, buat orang tua supaya lebih aktif untuk memberikan contoh setiap hari.

Dengan aktif bergerak akan meningkatkan pengeluaran energi. Anak pun akan semakin maksimal pertumbuhan tulang dan giginya karena cukup energi. 

Anjuran dari AHA (American Heart Association) lakukan aktifitas fisik setiap hari minimal 60 menit dengan intensitas sedang.



Dokter Rita juga memberikan tips untuk orang tua nih,

1. Mulailah dengan perilaku yang mudah dilihat dan dipahami anak, mulai dari sentuhan kecil.
2. Perlihatkan pada anak bahwa perilaku itu mudah untuk dilakukan, jangan terlalu sibuk dengan perubahan tersebut.
3. Buatlah perubahan perilaku menjadi suatu yangh menyenangkan, jangan keluar kalimat keluhan.
4. Setiap perubahan perilaku harus dilakukan secara konsisten.

Soal mengurangi berat badan anak, pastinya juga nggak mudah. Butuh kerja keras dan niat melakukannya demi kesehatan anak. Kata dokter Rita, beri anak kesempatan untuk memahami dan melakukan aksi dalam mengatasi berat badannya. Libatkan anak bersama-sama dengan modelnya untuk melakukan perubahan.


Memulai diet dan mengubah kebiasaan memang nggak semudah membalikkan telapak tangan. Orang tua dituntut untuk ekstra sabar dan kreatif dalam membuat menu masakan supaya diet bisa sukses.  Intinya jangan menyerah untuk berjuang menuju sehat. 

Makanan Sehat Harus Lezat


Beruntungnya kita, saat ini mencari resep makanan sehat sudah bukan hal yang sulit. Resep bertebaran di mana-mana. Namun kadang, yang sering terlewatkan adalah cara pengolahan yang salah.  Padahal, proses pengolahan makanan yang salah akan menghilangkan zat gizi yang terkandung di dalamnya. Dalam sesi cooking demo bersama chef Yunita, segala hal tentang sayur dibahas tuntas.





Hal sepele yang sering terjadi, setelah sayur dicuci bersih, Ibu-ibu suka kelamaan masak sayurnya. Sayur menjadi layu dan kehilangan manfaatnya. Chef Yunita bilang, kalau sayur yang agak keras seperti brokoli, kembang kol atau wortel, bisa direbus dulu sebentar, kemudian disiram air dingin. Selanjutnya jika ingin ditumis, tinggal menumis bumbu lebih dulu, koreksi rasanya,  setelah pas baru masukkan sayuran. Besarkan api, biarkan sebentar lalu matikan. Segera pindahkan masakan ke dalam piring saji, agar proses pemanasan di wajan terhenti. 

Chef Yunita juga berbagi cara tentang mengolah daging yang benar. Dalam hal ini, saya mengaku salah.. hahaha. Abisnya, sudah tertanam sejak kecil bahwa memasak daging haruslah dicuci sampai bersih. *emangbaju! gak dijemur aja sekalian ;D*

Cara membersihkan daging yang benar adalah, merebusnya sebentar dengan air mendidih. Ketika air rebusan sudah mengeluarkan buih-buih kotoran, buang airnya. Angkat. Lakukan sekali lagi. Daging siap untuk diolah. Kalau ingin mengambil kaldunya juga sama kok caranya. Asal pastikan air rebusan pertama dibuang ya..


Masako Untuk Melezatkan Masakan


Hadirnya bumbu masak praktis tentunya semakin memudahkan kita, Ibu-ibu jaman now yang nggak punya waktu lama untuk membuat kaldu. Masako yang hadir dengan rasa sapi dan ayam, memang membuat masakan jadi lebih lezat dengan rasa dan aroma dari daging asli.

Masako dibuat dari daging ayam dan sapi segar pilihan. Teman-teman bisa melihat proses pembuatannya di masakolivestream.ajinomoto.co.id atau, bisa juga berkunjung ke https://www.facebook.com/ASLIMasako/
Bahan baku nya dibuat dari daging ayam yang setiap hari dikirim dari supplier daging RPH yang sudah mendapatkan sertifikat halal dari MUI. Sedangkan untuk daging sapi, dibuat dari bagian paha depan yang mengandung sedikit lemak. 

Hm, btw.. apa aja sih keunggulan masako?





Karena dibuat dari bahan segar  pilihan, masakan yang diberi bumbu penyedap Masako memang terasa lebih gurih ya. Beberapa orang berpendapat bahwa Masako - Ajinomoto merupakan bumbu penyedap yang mengandung MSG, Mono Sodium Glutamate yang berbahaya bagi tubuh.

Sebenarnya apa sih kandungan utama MSG yang sering disebut "micin" ini?

MSG adalah Asam Glutamat dan Asam Amino yang diperlukan oleh mahluk hidup sebagai penyusun protein atau sebagai kerangka molekul-molekul yang penting dalam tubuh. Asam Glutamat termasuk asam Amino Non essential yang juga terkandung dalam sumber makanan alami seperti sayuran, ikan, daging, ayam, keju dan susu. Glutamat juga terkandung di dalam Air Susu Ibu lho, 

Nah, untuk mendapatkan rasa yang maksimal, bahan-bahan tadi tentunya harus melalui proses pengolahan. Rasa gurih yang kita dapatkan sekarang ternyata dinamakan UMAMI.  Sejarah mencatat rasa gurih ini ditemukan oleh Dr. Kikunae Ikeda pada tahun 1908.




Sejak penemuannya inilah, rasa yang dikenal tak lagi hanya rasa Manis, Asin, Pahit dan Asam. Tapi bertambah dengan rasa Gurih alias Umami.

Banyak kabar yang beredar bahwa MSG nggak baik untuk kesehatan. Sebenarnya, alasan ini nggak mendasar. Beberapa penelitian yang dilakukan, MSG nggak berakibat buruk bila tidak dikonsumsi berlebihan. Apapun yang berlebihan pasti lah efeknya nggak baik, Iya kan..








See, jadi nggak perlu khawatir ya, asal dikonsumsi dalam jumlah yang cukup si Micin ini  nggak akan berdampak buruk, kok. 

Cooking Challenge di Dapur Umami


Di akhir sesi, saya dan teman-teman berkesempatan mengikuti Cooking Demo dan Cooking Challenge. Bersama Cheft Yunita. Dipandu oleh MC. Ridho, acara berlangsung cair dan penuh tawa.

Ada menu sayuran yang akan dilombakan dengan kriteria dari rasa dan penampilan. Keliatannya sih memang mudah ya, tapi karena ini lomba, makanya lebih banyak hebohnya. Yah, biar pun gak menang. Yang penting happy lah.. :)




Menu yang harus yang dimasak adalah tumis bayam, udang mentega. Bahan-bahannya mudah didapat dan cara membuatnya juga gampang. Pertama, tumis bawang putih, dengan minyak goreng dan sedikit mentega sampai harum. Masukkan udang segar yang telah dibersihkan. Tambahkan sedikit air. Masukkan perasan lemon dan bayam. Tambahkan lada dan masako kaldu ayam. Bila suka sedikit berkuah bisa ditambahkan airnya. Setelah bayam matang, matikan api. Angkat dan sajikan. Bayamnya jangan kematengan ya. Memasak sayuran sebaiknya masih crunchy, jadi manfaat baiknya nggak hilang.






Mengolah sayuran menjadi menu yang lezat pastinya akan membuat selera makan makin bertambah. Siapa yang nggak senang ya, bila anak makan dengan lahap. Kalau anak sudah suka sayur, kan orang tua jadi mudah untuk memperbaiki  pola makannya. Jadi, obesitas dan penyakit berbahaya bisa dihindari. 





21 comments:

  1. Pas masih kecil dikagumi pas dah gede diledekin dan dihina. ItH gemuk. Huhuhu. Sedih. Tapi yg penting sehat ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, iya, waktu kecil gemesin ya..
      Tapi kasian sih, Mba.. kalau bisa jangan gemuk-gemuk :D

      Delete
  2. Acaranya seru banget mbk, madak bareng,makan bareng ^^
    Ohya,dulu aku sering lihat dapur umami di sctv tp sekarang kok g ada lagi ya...resep2nya mudah dipraktekkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, aku suka masakannya mudah dipraktekin ya..

      Delete
  3. Senang y dpt ilmu yg bermanfaat Dan menunya bisa jd tambahan untuk keluarga fakta juga msg tidak berbaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. MSG kalo dipakai dalam jumlah yang wajar nggak membahayakan kok Mba.. Memang segala sesuatu yang berlebihan memang nggak baik ya :D

      Delete
  4. Aman ya mbak selama ga kebanyakan.iya juga sih kalo ga gurih, berasa kurang nendang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, yang penting nggak berlebihan :)

      Delete
  5. Aku pengen sodorin piring aja ke dirimu way. Bolehkah? Hahaha

    ReplyDelete
  6. Aku udh lamaaa bgt gk pake penyedap klo masak, tp emakku selalu ngerasa kurg pas klo masak gk pake bumbu oenyedap instan. Pake atau ngga pake, aku sih ttp bisa makan, asik2 aja. Haha

    ReplyDelete
  7. Andalan Mamaku nih, kalo masak pakai masako, yang rasa kaldu sapi. Enaaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbakli, aku juga suka yang rasa sapi :)

      Delete
  8. Aku di rumah jg pake Masako mbak

    ReplyDelete
  9. Aku selama ini masak juga suka pake bumbu penyedap soalnya rasa pas, anak anak juga suka... dan emaknya malas meracik *plak!

    ReplyDelete
  10. Pernah satu lift bareng dsa, lalu ada anak kecil bertubuh gemuk. Dsa bilang, kasihan di dietin ya bu, ternyata gemuk secara kesehatan untuk anak kecil belum tentu menggemaskan mbak.

    Secara awam emang lucu pingin ditowel towel ya, emaknya pasti juga bolehin kan, apalagi udah masakin makanan yg disuka. Soal makanan, anak anakku sedang gemar dimasakin bayam mbak, mau coba resep bayam menteganya, masakonya udah beli kemaren.

    ReplyDelete
  11. Ini kabar baik buat masyarakat yg selama ini tahunya MSG itu ngga baik buat kesehatan ya, Mbak. Aku juga beru tahu informasi2 di atas. Qiqiqiqi

    ReplyDelete
  12. Oh jadi boleh2 aja ya pakai penyedap asal ngga berlebihan. Iya talutnya anak2 lebih suka makan di luar drpada makanan rumahan yaa..

    ReplyDelete
  13. Tips untuk anak obesitas ini bermanfaat banget 😍

    ReplyDelete

Hai komentar kadang-kadang di moderasi untuk menghindari komentar spam ^^
Terima kasih sudah berkunjung ya.. :)