29 October 2015

Little Big Master, Film Yang Sangat Menyentuh Hati


Little Big Master adalah sebuah film drama Hongkong yang dibuat berdasarkan kisah nyata  dan merupakan film terlaris di tahun 2015. Di perankan oleh aktris cantik Miriam Yeung dan aktor ternama Hongkong Louis Koo.  Film yang menguras air mata ini menjadi tayangan spesial di Celestial Movie, sebuah chanel TV berbayar yang menyajikan film-film Hongkong bermutu pada tanggal 25 oktober lalu.

Cerita diawali dengan  kisah seorang kepala sekolah sebuah TK ternama yang bernama Lui Wai-Hung yang diperankan oleh Miriam Yeung yang memilih mengundurkan diri dari sekolahnya. Karena beberapa hal yang bertentangan dengan hati nuraninya. Bersama sang suami, Dong (Louis Koo) mereka berencana akan keliling dunia setelah proyek suaminya selesai. Sementara menunggu Dong menyelesaikan pekerjaannya, Hung menyibukkan diri dengan beberapa kegiatan sebagai pengisi waktu luang.

Suatu hari, Hung melihat sebuah iklan di televisi tentang sebuah sekolah TK yang terancam keberadaannya. Sekolah ini sangat memprihatinkan. Kondisinya tidak terawat dan murid yang tersisa hanya lima orang saja. Keadaan ini menyentuh hati nurani Hung. Meski hanya dibayar rendah, Hung berharap ia dapat menyelamatkan anak-anak yang tersisa untuk mendapat pendidikan yang layak.

Pertama kali menginjakkan kaki di sekolah, Hung menyadari banyak yang harus dilakukannya untuk membenahi sekolah tersebut. Selain kondisinya yang memprihatinkan, Prilaku tak bersahabat dari lingkungan sekitarnyapun  menambah pelik masalah. Namun Hung optimis dapat menyelamatkan sekolah itu.
Pertemuan dengan kelima murid yang lucu-lucu menguatkan keinginannya untuk menghadapi segala rintangan. Mulai dari sikap pesimis orang sekitar, sampai kendala dari beberapa orang tua murid yang malah menginginkan anaknya meninggalkan bangku sekolah hanya untuk membantu tugas-tugas mereka di rumah.

Dengan segala upaya, Hung mencari cara agar murid-muridnya dapat masuk sekolah lagi. Tak peduli apakah ia harus antar jemput murid-muridnya, atau harus berhadapan dengan orang tua murid yang keras kepala. Banyak yang harus Hung hadapi. Namun ia tak pernah menyerah. Meski harus jatuh bangun karena sakit yang dideritanya, Hung tetap berusaha sekuat tenaga. Ia ingin sekolah itu tetap berdiri.


Konflik batin dalam cerita Litle Big Master ini disampaikan dengan sangat menyentuh. Peran yang dimainkan oleh kelima murid Hung sangat luar biasa. Orang tua setiap muridpun memiliki kisah sendiri-sendiri. Ada kisah seorang ayah yang harus membesarkan anaknya sendiri dengan segala konsekwensi menjadikan anaknya harus bisa mengerjakan tugas rumah tangga.  Atau tentang seorang ayah yang cacat fisik karena kecelakaan kerja dan frustasi dengan  keadaannya hingga istri dan anak jadi korban kemarahannya. Semua diperankan dengan baik, .

Banyak adegan yang terasa mengiris hati, apalagi ketika murid-murid menampilkan pertunjukan di atas pentas yang telah disiapkan. Namun menjadi pertunjukan yang mengharu biru karena tak ada satupun undangan yang datang. Adegan ini cukup membuat kita menyeka air mata sampai film berakhir. Untungnya di penghujung cerita, dijelaskan bahwa sekolah mendapatkan dua orang murid dari warga sekitar, karena simpati mereka terhadap ketulusan Hung. Tanpa disadari, penduduk sekitar mengintip pertunjukan itu dari balik jendela. Mereka tersentuh dan dengan sukacita mendaftarkan anak-anaknya. Karena dua murid baru itu, sekolah tidak jadi ditutup. Huuuft..penonton ikut lega.. :)

Menonton film yang disutradarai  oleh Adrian Kwan dan produser Benny Chan ini, membuat hati nurani tergelitik. Bahwa pendidikan memanglah menjadi hak setiap orang. Dan sudah sepantasnya semua orang peduli dan ikut menjadi bagian, sekecil apapun langkah yang diambil. Kemiskinan bukan alasan untuk meninggalkan bangku sekolah. Kita semualah yang harus mengupayakannya.

Dengan kisah yang sangat inspiratif, tak heran film ini menjadi film terlaris. 
Terima kasih kepada Celestial Movie yang sudah memberikan tontonan yang baik. Semoga semangat Hung dapat menular ya.. :)




8 comments:

  1. jadi makin penasaran sama film ini mak^^

    ReplyDelete
  2. waaaa iya kemaren kelewattt...coba nti aku cek channelnya sapa tau ada lagi

    ReplyDelete
  3. Ya ampuun, nontonnya knp pakai sembunyi2 ya, Mbak Way. Cantiiik bangeeet Hung. ;)

    ReplyDelete
  4. sayang banget aku gak nonton nih mak, jadi pingin nonton

    ReplyDelete
  5. Senengnya mbak bisa nonton channel film Asean seperti little big master, bukannya sinetron yang termehek-mehek hikss

    ReplyDelete
  6. Semangatnya luar biasa ya Mbak Waya, kalau aku nonton pasti aku nangis

    ReplyDelete
  7. aku belum pernah nonton..bagus yaaa kayaknyaaa :). I wish I had more time :)

    ReplyDelete

Hai komentar kadang-kadang di moderasi untuk menghindari komentar spam ^^
Terima kasih sudah berkunjung ya.. :)