16 July 2014

Tetap Sehat Tanpa Gangguan Batuk

Tak bisa di pungkiri bahwa gaya hidup, lingkungan dan pola makan, seringkali membuat tubuh kita rentan terhadap gangguan batuk. Bukan hanya bagi orang dewasa, tapi juga buat anak-anak. Kalau batuk sudah mampir, berbagai rasa tak nyaman membuat aktifitas terganggu. Tenggorokan terasa gatal, gangguan pernapasan bahkan menimbulkan demam.  Itulah sebabnya mengapa kita tak boleh mengabaikan gangguan batuk. Karena sebenarnya batuk adalah sebuah reaksi normal untuk mengeluarkan suatu benda asing dari dalam tubuh. Penanganan sejak dini memang sangat diperlukan untuk mencegah batuk  berkembang menjadi penyakit inflamasi jalur penapasan atas  akut yang menular.

Obrolan tentang edukasi "Batuk Itu Ganggu" yang di selenggarakan oleh Combiphar tanggal.11 Juli lalu, berlangsung di Resto Beautica kawasan SCBD Jakarta, yang menghadirkan pembicara Dr. Carlinda Nekawaty sebagai Medical Manager Combiphar  serta Senior Brand Manager OBH Combi, Combiphar, Aryana Jasiman,  mengundang antusias para undangan untuk mengetahui lebih banyak tentang batuk. Pentingnya penggunaan masker sebagai pelindung bagi diri sendiri dan orang lain serta pemilihan obat batuk yang tepat, aman dan terpercaya menjadi satu catatan penting dari Combiphar agar masyarakat paham betapa pentingnya menanggulangi batuk sejak dini.

Dr.Carlinda Nekawaty (sumber:Anny Berta)

Dr. Carlinda Nekawaty menjelaskan banyaknya pencetus batuk yang kadang sudah menjadi suatu kebiasaan masyarakat kita yang sulit untuk dihindari seperti mengkonsumsi makanan yang berlemak dan goreng-gorengan. Padahal, makanan seperti ini dapat menyebabkan iritasi kerongkongan atau mengiritasi saluran pencernaan. Apabila ditambah dengan gaya hidup yang kurang sehat, istirahat yang tidak cukup, batuk menjadi sulit untuk disembuhkan.

Kebiasaan masyarakat kita untuk
memakai masker sebagai pencegahan penularan batukpun masih belum sepenuhnya dilakukan. Masih banyak yang belum sadar bahwa kuman dapat menyebar di udara lewat batuk, apalagi bila  di tutupi dengan tangan. Kuman akan menular pada saat bersalaman dengan orang lain, atau melalui udara,orang  yang daya tahan tubuhnya sedang tidak fit akan cepat tertular. Bayangkan berapa banyak orang yang akan ikut terserang batuk. Pentingnya kesadaran memakai masker ini dapat menghentikan kuman menyebar lebih luas.

Namun apabila batuk sudah terlanjur datang, cobalah untuk mengatasinya dengan cara alami. Jangan terburu-buru minum antibiotik. Kenali dulu jenis batuknya. Bila batuk ringan, penanganannya cukup mudah. Banyak minum air putih,  istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi. Minum juga air putih hangat yang di campur dengan madu.Cara alami seperti ini  bermanfaat untuk mengurangi batuk.

Namun bila cara di atas tidak membuat batuk berkurang, perlu obat batuk yang aman seperti OBH Combi yang memiliki kandungan Succus Liquorice, bahan alami  yang telah di percaya berabad-abad untuk mengatasi batuk. Succus Liquorice merupakan anti radang dan anti inflamasi dimana fungsinya bisa mengurangi gejala inflamasi yang disebabkan oleh batuk. Cara kerja Succus Liquorice bisa sebagai expectorant dan antitussive. Secara ilmiah kandungannya juga di akui oleh WHO, Chinese Pharmakope dan Herbal Pharmakope, British Herbal Compedium dan German Standard License.

image

 OBH Combi dengan pengalamannya selama lebih dari 40 tahun, melayani kebutuhan masyarakat dalam menyediakan obat yang aman, memberikan solusi untuk berbagai jenis batuk. Bahkan untuk batuk yang di derita anak-anak. Dengan berbagai rasa yang di sukai anak-anak. 
Bersyukur ya, ada OBH yang selalu memahami kebutuhan kita.

Nah,  bila batuk menyerang, jangan ragu, segera tangani sejak dini, perhatikan jenis batuk yang muncul. Apakah batuk ringan, berdahak atau batuk kering. Lalu, pilihlah OBH Combi yang sesuai dengan jenis batuknya, agar batuk sembuh dengan cepat. Selain itu, pentingnya menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat  menjadi cara yang ampuh untuk mencegah gangguan batuk.

Bila cara hidup kita sudah sehat, saatnya bilang "bye-bye, pada  batuk.."







4 comments:

  1. Kalo dah batuk rasanya g karuan ya mbk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak, apalagi kalau sedang ada di sebuah acara. Nggak enak banget kalo batuk. Di coba tahan, tenggorokan makin gatal.huuh,memang nggak karuan rasanya..

      Delete
  2. Replies
    1. Betul,mak..
      semoga kita jauh-jauh dari batuk ya.. :)

      Delete

Hai komentar kadang-kadang di moderasi untuk menghindari komentar spam ^^
Terima kasih sudah berkunjung ya.. :)